Donald Trump memilih Mike Collins daripada Derek Dooley dalam perlombaan untuk menentukan siapa yang akan menghadapi Demokrat Jon Ossoff pada paruh waktu November.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump terlambat memberikan dukungan pada a putaran kedua Partai Republik untuk pemilihan Senat AS yang penting di Georgia menjelang pemilu paruh waktu AS.
Dalam sebuah postingan di akun Truth Social-nya, Trump memberikan dukungannya kepada Perwakilan AS Mike Collins dibandingkan mantan pelatih sepak bola dan pendatang baru di dunia politik Derek Dooley.
Cerita yang Direkomendasikan
daftar 3 barang
- daftar 1 dari 3Siapakah Adam Hamawy? Dokter yang bertugas di Gaza sedang dalam perjalanan Kongres AS
- daftar 2 dari 3‘Tidak patriotik’: Trump mengecam Partai Republik yang memilih untuk membatasi perang Iran
- daftar 3 dari 3100 hari setelah perang melawan Iran, Trump gagal menggalang dukungan AS
daftar akhir
Collins dan Dooley akan berhadapan dalam pemilihan putaran kedua Partai Republik pada hari Selasa untuk menentukan siapa yang akan menantang Senator petahana Jon Ossoff, seorang Demokrat, dalam pemilihan waktu paruh pada bulan November.
Dalam sebuah postingan di Truth Social, Trump memuji Collins karena menjadi pendukung setia gerakan Make America Great Again (MAGA) dan “teman sejati, pejuang, dan PEJUANG”.
Ossoff mulai menjabat pada tahun 2021 sebagai bagian dari gelombang biru di Georgia yang membuat mayoritas negara bagian memilih mantan Presiden AS Joe Biden, serta rekannya dari Partai Demokrat, Senator Raphael Warnock.
Georgia, yang selama beberapa dekade didominasi oleh Partai Republik, kembali mendukung Trump pada pemilu tahun 2024. Mengalahkan Ossoff dipandang sebagai salah satu peluang terbaik Partai Republik untuk mendapatkan kursi baru di majelis yang beranggotakan 100 orang, di mana mereka berharap untuk mempertahankan mayoritas tipis mereka yang berjumlah 53 kursi.
Partai Demokrat berharap untuk memenangkan kendali DPR dan Senat pada bulan November, yang akan menjadi benteng besar terhadap agenda Trump selama dua tahun terakhir masa jabatannya.
Partai Republik terpecah belah
Dukungan Trump mempertemukan Collins dengan Gubernur Georgia dari Partai Republik Brian Kemp, yang mendukung Dooley.
Kemp secara umum tetap mendukung Trump, namun sempat berhadapan dengannya dalam beberapa masalah, terutama klaim Trump yang tidak memiliki bukti bahwa pemilu tahun 2020 di Georgia dirusak oleh penipuan.
Dooley mengatakan dia tidak memberikan suara pada tahun 2016 atau 2020 ketika Trump sedang memberikan suara, dan menyatakan bahwa hasil pemilu di Georgia sah.
Collins memperoleh sekitar 40 persen suara pada pemilihan pendahuluan Partai Republik di Georgia pada 19 Mei, sementara Dooley memperoleh sekitar 30 persen. Perwakilan Buddy Carter, yang tidak melaju ke putaran kedua, berada di urutan ketiga.
Masih belum jelas seberapa besar dampak dari dukungan Trump. Dia membuat pengumuman tersebut setelah pemungutan suara awal untuk putaran kedua telah berakhir.
Dukungan Trump menunjukkan hasil yang beragam di musim pemilihan pendahuluan.
Keputusan Trump untuk mendukung Jaksa Agung Texas Ken Paxton dianggap membantu loyalis MAGA mengalahkan Senator AS John Cornyn di putaran kedua Texas.
Cornyn secara luas dipandang sebagai kandidat Partai Republik terkuat yang akan menghadapi penantangnya dari Partai Demokrat James Talarico dalam pemilihan umum.
Di Iowa, dukungan Trump yang terlambat terhadap Perwakilan AS Randy Feenstra tidak memberikan kekuatan yang diperlukan untuk mengalahkan rekannya dari Partai Republik Zach Lahn dalam pemilihan pendahuluan gubernur.
Selain pemilihan putaran kedua di Georgia, Alabama juga akan mengadakan beberapa pemilihan pendahuluan pada hari Selasa. Hal ini termasuk persaingan dari Partai Republik untuk mendapatkan kursi merah dari Senator AS Tommy Tuberville, yang mencalonkan diri sebagai gubernur.
Oklahoma dan distrik federal Washington, DC, juga akan mengadakan pemungutan suara pendahuluan.






