Peralatan latihan Inggris dicuri menjelang kedatangan skuad di Kansas City

Label pos Piala Dunia 2026

Polisi setempat mengatakan penyelidikan sedang dilakukan atas kemungkinan pencurian peralatan yang tiba di Kansas City.

Persiapan Piala Dunia Inggris dilanda pencurian peralatan latihan menjelang kedatangan tim di markas mereka di Kansas City, Missouri.

Insiden itu terjadi ketika peralatan dipindahkan dari markas pra-turnamen Inggris di Florida ke Swope Soccer Village, di mana peralatan tersebut seharusnya sudah berada di tempatnya sebelum skuad memulai latihan setelah mereka tiba di Kansas City pada hari Sabtu.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 3 barang

daftar akhir

Bot bola dan sepatu dilaporkan termasuk di antara barang-barang yang dicuri, menurut laporan media Inggris. Polisi setempat di Kansas City kini sedang menyelidiki insiden tersebut.

“Kami sedang menyelidiki kemungkinan pencurian peralatan dari kendaraan tim yang tiba di Kansas City dengan barang-barang yang hilang malam ini,” kata polisi.

“Penyelidikan sedang berlangsung. Dua subjek yang menarik telah ditahan sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut.”

Pencurian ini dapat mempengaruhi persiapan Inggris untuk pertandingan pembuka Piala Dunia melawan Kroasia pada hari Rabu di Dallas.

Pasukan akan tiba di tempat mereka Pangkalan Piala Dunia pada hari Sabtu, setelah menghabiskan waktu di Florida untuk menyesuaikan diri dengan kondisi panas dan lembab. The Three Lions memainkan pertandingan pemanasan melawan Selandia Baru dan Kosta Rika di Tampa Bay dan Orlando.

Aljazair, Argentina dan Belanda juga memilih untuk bermarkas di atau sekitar Kansas City.

  • Related Posts

    Massa Rakyat Memanggil Blokade Pertigaan Gejayan Yogyakarta

    MASSA gabungan yang bersatu dalam gerakan Aliansi Rakyat Memanggil memadati pertigaan Jalan Gejayan, Yogyakarta, Sabtu sore, 13 Juni 2026. Berdasarkan pantauan Tempo, massa yang berasal dari elemen sipil Forum Cik…

    Kekerasan meletus saat protes anti-pemerintah di Kongo

    Umpan Berita Pemimpin partai oposisi Republik Demokratik Kongo, Martin Fayulu, terluka dalam bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa. Ratusan orang berdemonstrasi di ibu kota menentang perubahan konstitusi yang memungkinkan Presiden…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *