Lebanon: Kehidupan di Tripoli saat Perang Mengungsi Lebih dari Satu Juta Orang

Di Lebanon, seorang perempuan muda terpaksa menanggung kerentanannya sendiri sambil membantu mereka kehilangan tempat tinggal akibat perang.

Di kota utara Lebanon, Tripoli, Angelina, 25 tahun, menjadi sukarelawan untuk memberikan bantuan penting kepada mereka yang melarikan diri dari pemboman Israel di selatan. Namun dengan memberikan bantuan kepada para pengungsi, Angelina berisiko kehilangan pekerjaannya di pabrik kaca setempat karena dia tidak mampu mengambil cuti lagi.

Dia tidak merasa lega di rumah, tempat keluarga besarnya berlindung dari kengerian di wilayah selatan. Ketika ratusan ribu pengungsi menghilang ke kotanya, Angelina terus-menerus merasa tidak nyaman, semakin sadar bahwa dia sama rentannya dengan orang-orang yang dia bantu.

Lebanon: What Holds Us Together adalah sebuah film dokumenter karya Ahmad Naboulsi.

  • Related Posts

    Badan catur dunia menangguhkan Rusia atas aktivitasnya di Ukraina yang diduduki

    Rusia menduduki kendali kekuasaan di wilayah Ukraina yang direbut pasukan Rusia sejak tahun 2022. Badan pengatur catur dunia telah menskors Rusia – kekuatan dominan dalam permainan catur selama beberapa dekade…

    BEM UI Usung 5 Tuntutan di Demo Indonesia Menuju Bangkrut

    BADAN Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI bersama Aliansi BEM dan organisasi serta simpul pergerakan bakal menggelar demo #Indonesiamenujubangkrut di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jumat, 12 Juni 2026. Ketua…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *