Serangan Israel menampilkan sedikitnya enam orang di pesta pernikahan di Gaza

Setidaknya 15 orang terluka dalam serangan itu, menurut sumber medis setempat.

Setidaknya enam orang tewas dalam sebuah pernikahan di Kota Gaza setelah pasukan Israel mengebom tenda pernikahan, menurut sumber medis setempat.

Hani Mahmoud dari Al Jazeera, melaporkan dari daerah kantong tersebut pada hari Sabtu, mengatakan beberapa proyektil meledak di dalam atau di dekat tenda yang merupakan bagian dari pernikahan tersebut, dengan pecahan peluru beterbangan ke daerah sekitarnya.

“Dua rudal yang meledak di dalam tenda tidak hanya menyebabkan kerusakan di dalam, tetapi pecahan pelurunya terbang dengan kecepatan sangat tinggi di sekitar area tersebut dan menghantam sekolah lokasi pengungsian di sebelahnya yang memenuhi keluarga pengungsi,” ujarnya.

Sebuah sumber di Rumah Sakit al-Shifa mengatakan kepada wartawan Al Jazeera di lapangan bahwa sedikitnya 15 orang terluka dalam serangan itu.

Perempuan dan anak-anak diyakini termasuk di antara korban, kata Mahmoud, seraya menambahkan bahwa jumlah korban diperkirakan akan meningkat.

Menurut kerabat di pesta pernikahan tersebut, tenda sudah penuh, kata Mahmoud.

“Dalam beberapa menit, kejadian itu berubah dari peristiwa yang membahagiakan menjadi sesuatu yang sangat mengerikan dan berdarah.

“Inilah yang dirujuk oleh warga Palestina tentang kegelisahan, ketakutan, akibat serangan-serangan ini.”

  • Related Posts

    100 hari setelah perang melawan Iran, Trump gagal menggalang dukungan AS

    Hari Minggu menandai 100 hari perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran. Namun seiring dengan berlanjutnya perundingan pertempuran dan gencatan senjata, konflik tersebut tetap tidak populer di kalangan…

    Bisakah Afrika Sub-Sahara mengalahkan tetangganya yang berisik dari utara di Piala Dunia?

    Penampilan Afrika di Piala Dunia mencapai puncaknya di Qatar 2022 ketika Maroko menjadi tim pertama dari benua itu yang mencapai babak semifinal. Bahkan penampilan perempat final mereka patut dicatat –…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *