Akses Tiongkok yang bebas tarif terhadap banyak produk Afrika telah memperbarui harapan akan pertumbuhan industri. Namun perdagangan masih belum merata.
Beijing baru-baru ini menghapus tarif terhadap banyak impor dari Afrika selama dua tahun ke depan.
Tiongkok menginginkan akses terhadap sumber daya Afrika, dan benua tersebut ingin membangun industri dan lapangan kerja serta meningkatkan nilai rantai.
Perkembangan perdagangan yang terjadi ketika Tiongkok memperluas pengaruhnya di Afrika dan Amerika Serikat tampaknya menarik diri dari benua tersebut.
Selama lebih dari satu dekade, uang Tiongkok telah membantu membiayai jalan raya, kereta api, dan pelabuhan di seluruh Afrika. Tiongkok juga merupakan mitra dagang terbesar di Afrika.
Namun ekspor Tiongkok ke Afrika jauh melebihi ekspor Afrika ke Tiongkok. Banyak negara Afrika masih sangat bergantung pada ekspor komoditas mentah dan impor barang-barang manufaktur.






