MANTAN Menteri Perhubungan Agum Gumelar mengingat Ryamizard Ryacudu sebagai sosok perwira yang garang, tetapi humanis. Kesan itu disampaikan Agum saat mengenang Mantan Menteri Pertahanan ini usai keluar dari ruangan persemayaman jenazah di Kementerian Pertahanan pada Senin, 1 Juni 2026.
“Sosok perwira yang tegas, seorang perwira tinggi yang punya sikap tegas. Sikap tegas tapi humanis. Walaupun kelihatan mukanya garang, tapi humanis,” kata Agum kepada wartawan di Kantor Kemenhan, Senin.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Purnawirawan yang sempat menjabat sebagai Menteri Perhubungan ini mengatakan Ryamizard merupakan sosok junior yang sangat menghormati seniornya. Di TNI, Agum memang lebih senior daripada Ryamizard Ryacudu. Agum merupakan lulusan Akademi Militer Magelang pada 1968, sedangkan Ryamizard lulus pada tahun 1974.
Agum mengaku sudah lama tak bertemu Ryamizard. Ia memperkirakan pertemuan terakhir mereka terjadi tahun lalu. Saat itu mendiang Ryamizard dalam keadaan sakit. Dalam kesempatan tersebut, Agum mengajak untuk mendoakan Ryamizard. “Semoga beliau diterima di sisi Yang Maha Kuasa,” tutur dia.
Sementara itu, bagi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Ryamizard dikenang sebagai sosok yang kerap berbicara lugas. Fadli mengaku telah mengenal Ryamizard sejak bertahun-tahun lalu. “Beliau saya kira tegas ya, seorang yang straight forward. Orang yang selalu menyampaikan apa adanya,” kata Fadli dalam kesempatan yang sama.
Adapun Ryamizard wafat pada Ahad siang, 31 Mei 2026. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu itu menghembuskan napas terakhirnya di usia ke-76 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta.
Menteri Pertahanan era pemerintahan Joko Widodo ini disemayamkan di Kementerian Pertahanan, sebelum akhirnya akan dikebumikan secara militer di di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
Sejumlah tokoh dan pejabat nasional saling bergantian menghadiri proses persemayaman. Beberapa di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Menteri Pertahanan periode 2009-2014 Purnomo Yusgiantoro.
Selain itu, sebelumnya Presiden Prabowo Subianto juga telah lebih dulu datang. Kepala Negara didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya, dan Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.






