Juan Manuel Santos tentang proses perdamaian Kolombia, 10 tahun kemudian

Bicaralah dengan Al Jazeera

Sepuluh tahun setelah perjanjian perdamaian penting Kolombia, mantan presiden Juan Manuel Santos menilai warisan perjanjian tersebut. Peraih Hadiah Nobel Perdamaian ini membahas kekerasan yang baru terjadi, perpecahan politik, dan apa yang dapat diajarkan oleh pengalaman Kolombia di dunia yang menangani konflik yang semakin meningkat.

Diterbitkan Pada 31 Mei 2026

  • Related Posts

    Mendagri Tito Berbelasungkawa Ryamizard Wafat: Saya Kenal Baik Almarhum

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengucapkan belasungkawa atas wafatnya eks Menhan Ryamizard Ryacudu. Tito mengaku mengenal dekat sosok Ryamizard, terlebih sama-sama pernah bekerja di kabinet yang sama.…

    Ethiopia: Penjelasan partai, koalisi dan kandidat

    Addis Ababa, Etiopia – Rakyat Etiopia akan melakukan pemungutan suara pada hari Senin dalam pemilihan umum untuk memilih anggota parlemen, yang pada pasangannya akan memilih perdana menteri berikutnya. Dewan Pemilihan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *