Analis Negar Mortazavi dan Colin Clarke membedah komplikasi seputar kesepakatan Iran-AS.
Ketika Iran dan AS mendekati ‘Deklarasi Prinsip’ yang pada akhirnya akan membuka kembali Selat Hormuz, banyak isu paling pelik yang akan dinegosiasikan selama berbulan-bulan atau lebih lama.
Pembawa acara Steve Clemons berbicara dengan Negar Mortazavi, rekan senior di Center for International Policy, dan Colin Clarke, direktur eksekutif di Soufan Center, tentang tantangan ke depan.
Hal ini termasuk meningkatnya perang Israel di Lebanon, yang ingin diakhiri oleh Iran, dan permintaan baru Presiden Trump agar lebih banyak negara setuju dengan Abraham Accords.
Clarke berargumentasi bahwa perang “telah menempatkan AS pada posisi yang jauh lebih buruk” dibandingkan sebelumnya.






