Apa yang terjadi pada hari perang Iran ke-90 ketika AS melancarkan serangan baru

PENJELAS

AS menyerang dekat Bandar Abbas ketika ketegangan meningkat di Selat Hormuz; Iran melaporkan tidak ada korban jiwa atau kerusakan.

Amerika Serikat punya melakukan pemogokan baru dekat pelabuhan Bandar Abbas Iran, bermaksud apa yang digambarkannya sebagai ancaman militer terhadap pasukannya dan lalu lintas maritim di Selat Hormuz, menurut laporan. Media Iran mengatakan ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan properti.

Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di sekitar Selat Hormuz, rute pelayaran utama global yang telah menjadi titik konflik utama dalam negosiasi dan konfrontasi yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.

Inilah yang kami ketahui:

Di Iran

  • Media pemerintah Iran melaporkan ledakan di dekat pelabuhan Bandar Abbas dan Selat Hormuz untuk kedua kalinya sejak Selasa, di tengah meningkatnya ketegangan di salah satu titik konflik utama dalam negosiasi Iran-AS. TV pemerintah juga mengingat kembali tuduhan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) pada hari Selasa bahwa AS menyiarkan gencatan senjata, hukum internasional, dan undang-undang navigasi maritim.
  • Kantor berita Iran Tasnim, mengutip sumber militer, mengatakan Angkatan Laut IRGC menembaki sebuah kapal tanker AS, yang tersebar di seluruh Selat Hormuz dengan radar dimatikan. Dikatakan bahwa pasukan AS kemudian membalas dengan melepaskan tembakan di dekat Bandar Abbas, dan menambahkan bahwa ledakan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa atau kerusakan properti.

Diplomasi perang

  • Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran tidak akan menerima sanksi bantuan berdasarkan perjanjian apa pun dan persetujuan bahwa Teheran akan menyerahkan persediaan uraniumnya yang diperkaya, meskipun Iran berulang kali menolak permintaan tersebut. Pernyataan-pernyataan yang saling berdiskusi ini menyoroti kelanjutan kebuntuan diplomatik bahkan ketika spekulasi berkembang bahwa perjanjian mungkin semakin dekat.
  • Teluk Departemen Keuangan AS menambahkan Otoritas Selat Persia ke dalam daftar sanksinya, dengan menargetkan badan yang membentuk Teheran untuk mengelola permintaan transit kapal melalui Selat Hormuz. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintahan Trump untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran seiring dengan berlanjutnya negosiasi untuk mengakhiri perang.

Di Teluk

  • Militer Kuwait mengatakan pertahanan udaranya mencegat rudal dan drone “musuh” ketika sirene peringatan berbunyi di seluruh negeri. Pihak yang mengutamakan kepentingan warga untuk mengikuti instruksi keselamatan, dan menambahkan bahwa suara ledakan disebabkan oleh sistem intersepsi.

Di AS

  • Dilaporkan dari Gedung Putih, Manuel Rapalo mengatakan negosiasi Iran menjadi hal yang penting menjelang pertemuan kabinet terbaru Trump, meskipun diskusi juga mencakup imigrasi, inflasi dan perekonomian menjelang paruh waktu. Trump mengatakan dia menginginkan “kesepakatan besar” dengan Iran dan peringatan AS akan meninggalkan segala hal yang tidak sesuai dengan kepentingannya.
  • Trump mengatakan Washington akan menggunakannya kekuatan melawan Oman jika negara-negara tersebut bekerja sama dengan Iran untuk mengendalikan Selat Hormuz, dan menyatakan dalam rapat kabinet bahwa “tidak ada yang akan mengendalikannya”. Komentar tersebut menarik perhatian karena Oman, sekutu lama AS dan mediator dalam perundingan Iran-AS, belum mengusulkan untuk bersama-sama mengawasi jalur perairan strategi tersebut dengan Teheran.

Di Lebanon dan Gaza

  • Militer Israel memerintahkan penduduk di sebagian kota Tirus dan Zaqqoq al-Mufdi di Lebanon selatan untuk segera mengosongkan daerah tersebut dan pindah ke utara Sungai Zahrani, sekitar 40 km (25 mil) dari perbatasan Israel. Israel mengklaim bangunan-bangunan yang menjadi sasaran serangan itu terletak di dekat fasilitas Hizbullah dan memperingatkan mereka yang masih berada di wilayah tersebut akan berada dalam bahaya.
  • Hizbullah mengatakan tidak melancarkan puluhan operasi yang menargetkan pasukan Israel, tank, kendaraan teknik dan posisi militer di Lebanon selatan dan Israel utara. Kelompok tersebut mengatakan serangan tersebut termasuk bentrokan jarak dekat, serangan terhadap tank Merkava dan platform Iron Dome, serta serangan pesawat tak berawak terhadap posisi di Galilea.
  • Puluhan warga Palestina mengirimkan dukungan melalui Kota Gaza membawa komando sayap bersenjata Hamas, Mohammad Odehyang tewas dalam serangan Israel pada Selasa malam. Kematiannya terjadi sekitar seminggu setelah Israel membunuh pendahulunya, Izz al-Din al-Haddadkarena mereka terus menargetkan kepemimpinan kelompok senior tersebut meskipun ada gencatan senjata.
  • Related Posts

    'El Loco' Argentina menghadapi pemberontakan Uruguay menjelang Piala Dunia

    Marcelo Bielsa sangat dihormati sebagai pionir dalam dunia kepelatihan, namun metodenya yang tidak lazim berisiko merusak peluang Uruguay meraih Piala Dunia bahkan sebelum turnamen dimulai, dan muncul rumor mengenainya di…

    Sapi Kurban Prabowo dari APBN, Habiburokhman: Tidak Salah

    KETUA Komisi III DPR Habiburokhman menyatakan penggunaan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk penyaluran 1.098 ekor sapi untuk Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak menyalahi aturan. Secara total, alokasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *