Polres Jakbar Banyak Terima Laporan Kasus Curanmor dalam Sepekan

Jakarta – Polres Metro Jakarta Barat mencatat dalam kurun waktu sepekan, pihaknya banyak menerima laporan kasus pencurian. Paling banyak yakni pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Pencurian, dalam satu minggu terakhir ini banyak kejadian yang percobaan pencurian kendaraan bermotor, percobaan pencurian di bangunan-bangunan, itu ada beberapa yang dilaporkan dan bisa segera diamankan oleh warga maupun bisa diamankan oleh petugas kepolisian,” kata Kapolres Jakarta Barat Kombes Twedi Aditya Benyahadi kepada wartawan saat patroli di kawasan Grogol, Jakbar, Senin (25/5/2026) dini hari.

Twedi menuturkan kesadaran warga terhadap keamanan lingkungan mulai terlihat dari upaya laporan kepada polisi. Dia mengatakan laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti pihaknya.

“Jadi ada beberapa memang yang dilaporkan dan langsung ditangani oleh Polsek, ya seperti itu,” jelas dia.

Di sisi lain, Twedi mengimbau kepada warga yang menangkap pelaku kejahatan untuk tak main hakim sendiri. Dia menyarankan agar pelaku hanya sebatas dilumpuhkan lalu diserahkan ke polisi.

“Untuk warga yang mengamankan pelaku, ya kami harapkan bisa sebatas untuk melumpuhkan, sebatas untuk melumpuhkan pelaku supaya masih bisa kita kembangkan,” ungkap dia.

“Siapa tahu pelaku-pelaku ini memiliki jaringan atau memiliki kelompok, sehingga bisa mendapatkan informasi, mendapatkan data-data dari pelaku yang berhasil diamankan,” imbuhnya.

Untuk itu, Twedi meminta masyarakat yang segera melapor ke polisi jika menjadi korban kejahatan. Laporan bisa disampaikan lewat telpon maupun ke kantor polisi terdekat.

“Untuk melaporkan kejadian darurat bisa melalui pos pantau yang sudah didirikan, kemudian bisa
juga melalui pelayanan 110 Presisi. Ini terus kami informasikan kepada masyarakat supaya masyarakat tidak ragu-ragu menggunakan pelayanan 110 Presisi,” katanya.

“Dan kami sarankan, imbau kepada masyarakat, bagi yang tidak ada kepentingan emergency atau darurat supaya tidak usah mencoba pelayanan 110 karena bisa mengganggu kalau ada masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan pelayanan kepolisian,” imbuhnya. (tsy/dek)

  • Related Posts

    PKS Desak Konsekuensi Hukum ke Israel Usai Perlakuan Tak Manusiawi ke Relawan GSF

    Jakarta – Anggota Komisi I DPR Fraksi PKS sekaligus Ketum PB Mathla’ul Anwar, Jazuli Juwaini, mengapresiasi pemerintah Indonesia atas kepulangan sembilan WNI relawan dan jurnalis peserta Global Sumud Flotilla (GSF)…

    7 Fakta Wanita Yatim Piatu Dibunuh dan Dibuang dari Tol Layang

    Bogor – Wanita berinisial AA (25) ditemukan tewas tergeletak di Jalan Sholeh Iskandar, Kecamatan Tanahsereal, Kota Bogor, Jawa Barat. AA diketahui merupakan korban pembunuhan. Kasus ini ditangani polisi setelah ditemukannya…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *