Apakah pragmatisme menggantikan ideologi dalam urusan internasional?

Amerika Serikat dan India berupaya memperbaiki hubungan setelah setahun pertikaian diplomatik di mana tarif diberlakukan dan kemudian dengan cepat dibatalkan karena perang AS-Israel terhadap Iran.

Ini hanyalah salah satu contoh bagaimana hubungan dan konflik internasional menjadi semakin kompleks dan saling terkait dalam beberapa tahun terakhir.

Lalu, apakah pragmatisme menggantikan ideologi dalam dunia diplomasi saat ini?

Acara Pembawa: Scott McLean

Tamu:

Brahma Chellaney – Profesor emeritus studi strategi di Pusat Penelitian Kebijakan

Chris Weafer – CEO di konsultan strategi Macro-Advisory

Shaun Rein – Pendiri dan direktur pelaksana China Market Research Group

  • Related Posts

    Kekerasan dan kepadatan penduduk menghambat respons terhadap Ebola di Kongo

    Umpan Berita Pihak berwenang mengatasi kesulitan membendung wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo karena kasusnya terus menyebar. Rumah sakit mengirimkan dan fasilitas perawatan kesulitan untuk mengatasi peningkatan jumlah pasien. Upaya…

    'Pesta Kecoa' Gen Z di India sedang viral

    Umpan Berita Sebuah gerakan satir politik yang disebut ‘Partai Kecoa Janta’ menjadi viral di India setelah Ketua Hakim Surya Kant memperingatkan pemuda kemiskinan dengan “kecoak”. Gerakan ini memanfaatkan rasa frustrasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *