Seskab Teddy Bertemu Pemilik Jaringan Rumah Sakit EMC

SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima kedatangan Alvin Sariaatmadja, pemilik jaringan rumah sakit EMC dan Jakarta Eye Center, di Kantor Sekretaris Kabinet, Jakarta. Keduanya membahas mengenai industri kesehatan, tenaga kesehatan, dan pengembangan rumah sakit di Indonesia.

Pertemuan Teddy dan Alvin berlangsung pada Jumat, 23 Mei 2026. “Pertemuan ini seiring dengan tengah berjalannya program pemerintah untuk membangun 66 rumah sakit baru,” seperti tertulis dalam keterangan Sekretariat Kabinet.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Sekretariat Kabinet, pemerintah berencana membangun rumah sakit baru di kabupaten-kabupaten untuk pemerataan dan memperkuat sistem kesehatan nasional. “Mulai dari peningkatan akses dan kualitas layanan, transformasi digital, hingga pengembangan infrastruktur rumah sakit berstandar nasional di Indonesia,” demikian disampaikan dalam keterangan tersebut.

Dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Seskab Teddy kerap mendapat tugas untuk menerima laporan dari menteri-menteri hingga berdiskusi soal rencana kebijakan dengan pemangku kepentingan. Teddy seringkali bertemu dengan para pejabat atau pengusaha di kantornya hingga mengikuti berbagai rapat-rapat dengan Presiden Prabowo.

Pada Jumat kemarin, Teddy juga mengikuti pertemuan Presiden Prabowo dengan sejumlah menteri dan tokoh di bidang ekonomi di Istana Kepresidenan Jakarta. Prabowo menerima Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Selain itu, Prabowo mengundang Gubernur Bank Indonesia periode 2003–2008 Burhanuddin Abdullah, Menteri PPN/Kepala Bappenas periode 2005–2009 Paskah Suzetta, hingga Wakil Menteri PPN/Bappenas periode 2010–2014 Lukita Dinarsyah Tuwo.

Mereka membahas tekanan ekonomi global seperti lonjakan harga minyak, tekanan inflasi, hingga perubahan nilai tukar. Dari pertemuan tersebut,  pemerintah mempelajari langkah antisipasi yang perlu diambil untuk menghadapi berbagai kemungkinan ke depan.

Ervana Trikarinaputri berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
  • Related Posts

    Prabowo Minta Tunda Bangun Kantor: Jangan Kantor Megah Produk Nggak Ada

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk mendorong proyek-proyek produktif di era pemerintahannya. Ia meminta kabinetnya memprioritaskan pembangunan sektor-sektor produktif. “Nanti dalam bulan bulan yang akan datang kita akan mempercepat…

    Transformasi Lewat JConnect, Bank Jatim Raih Digital Innovation Award 2026

    Jakarta – Bank Jatim meraih penghargaan untuk kategori Digital Innovation in Business Transformation pada ajang Digital Innovation Award 2026. Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *