Kohli menolak jabatan tangan Head setelah bentrokan sengit di Liga Premier India

Sunrisers Hyderabad mengalahkan Royal ​Challenger Bengaluru dari Virat Kohli dengan 55 run, membuat mantan kapten India marah.

Kemarahan berkobar ‌antara Virat Kohli dan Travis Head di ⁠Liga Premier India, karena mantan kapten India menolak untuk menjabat tangan dengan pemukul Australia setelah Head’s Sunrisers Hyderabad memberikan Kohli’s Royal Challengers Bengaluru kalah telak dalam 55 putaran.

Keduanya bertukar kata-kata panas ketika Kohli membuka ke Bengaluru, berusaha mencapai target yang menakutkan 256. Selama pertukaran, Kohli yang tampak marah terlihat menunjuk ke arah ‌Kepala untuk datang dan mangkuk.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Kohli juga dengan mengejek membuat gerakan pergantian “pemain impact”, mengacu pada Head, yang pada dasarnya adalah seorang pemukul, sering kali digantikan oleh Hyderabad untuk pemain bowling spesialis setelah pemain Australia itu selesai memukul.

Head tidak punya banyak ⁠waktu untuk menerima Kohli ⁠undangannya, karena pembuka Bengaluru segera jatuh, mencetak 15 dari 11 bola. Namun, pemain Australia itu melakukan pukulan over di kemudian hari ⁠dalam permainan tersebut dan memecat Kapten Bengaluru Rajat Patidar.

Saat tim sekitarnya ⁠untuk berjabat tangan setelah ⁠pertandingan, Kepala mengulurkan tangan tetapi Kohli menatap lurus ke depan dan berjalan melewatinya.

Kemenangan pada hari Jumat membuat tim peringkat ketiga Hyderabad memiliki poin yang sama dengan Bengaluru, namun tim asuhan Kohli tetap berada di puncak klasemen dengan tingkat net run yang unggul. ‌Kedua tim lolos ke babak playoff IPL mulai Rabu.

  • Related Posts

    Penambangan batu bara di Tiongkok menurunkan sedikitnya 90 orang, menyebabkan sembilan orang hilang

    Umpan Berita Menimbulkan gas di tambang batu bara Liushenyu di provinsi Shanxi, Tiongkok, telah menurunkan sedikitnya 90 pekerja, dan sembilan orang masih hilang. Terjadi pada Jumat malam ketika ratusan penambang…

    Sesditjen Dukcapil Dorong Aktivasi IKD di Belitung Timur untuk Sistem Perlindungan Sosial

    INFO TEMPO – Sekretaris Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Hani Syopiar Rustam meminta pemerintah daerah berkomitmen tinggi mendukung aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai pintu masuk utama sistem Perlinsos. Hal…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *