Southampton mengeluarkan pertandingan sepak bola paling menguntungkan di dunia karena mata-mata

Southampton tersingkir dari final playoff kejuaraan EFL setelah memata-matai Middlesbrough, yang menghadapi Hull untuk memperebutkan tempat Liga Premier.

Southampton tersingkir dari final playoff Liga Sepak Bola Inggris (EFL) setelah mengaku memata-matai sesi latihan lawan semifinal Middlesbrough.

Middlesbrough telah diterima kembali sebagai hasil keputusan hari Selasa dan akan menghadapi Hull di Wembley pada hari Sabtu untuk mendapatkan tempat di Liga Premier sepak bola Inggris.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 barang

daftar akhir

Pertandingan ini dianggap sebagai pertandingan paling menguntungkan di dunia sepak bola, mengingat pemenangnya akan dipromosikan ke Liga Premier – kompetisi klub terkaya di sepak bola global – dan menerima penghasilan tambahan sebesar 200 juta pound Inggris ($268 juta).

Southampton juga akan dikenakan pengurangan empat poin musim depan setelah mengakui beberapa pelanggaran peraturan terkait dengan “pembuatan film tanpa izin dari sesi latihan klub lain”, menurut pernyataan dari EFL.

“Komisi disiplin independen hari ini telah mengeluarkan Southampton dari babak play-off Kejuaraan Sky Bet,” kata EFL.

Southampton, yang terdegradasi dari Liga Premier musim lalu, menegaskan mereka akan mengajukan banding atas sanksi tersebut.

EFL mengatakan kepada pihak untuk memastikan pita dapat diumumkan pada hari Rabu.

“Tergantung pada hasilnya, ini bisa mengakibatkan perubahan lebih lanjut pada pertandingan hari Sabtu,” kata EFL.

Seorang anggota staf kepelatihan Southampton ditangkap oleh pejabat Middlesbrough yang merekam latihan di teleponnya.

EFL membenarkan tuduhan lebih lanjut telah dijatuhkan terhadap Southampton, dan bahwa klub juga mengakui menyaksikan sesi latihan menjelang pertandingan melawan Oxford dan Ipswich.

Leg pertama berakhir 0-0 sebelum Southampton melaju dengan kemenangan 2-1 setelah perpanjangan waktu di leg kedua.

Middlesbrough mengeluarkan pernyataan menyambut hasil sidang komisi disiplin.

“Kami yakin ini mengirimkan pesan yang jelas untuk masa depan permainan kami mengenai integritas dan perilaku olahraga,” kata pernyataan itu.

  • Related Posts

    Markus Mekeng: UU Obligasi Daerah Solusi Pemda 'Kering' Akibat Efisiensi

    Jakarta – Fraksi Partai Golkar (FPG) di MPR RI tengah mempercepat penyusunan naskah akademis untuk mendorong RUU tentang Obligasi Daerah agar resmi disahkan tahun ini. Langkah ini dinilai sebagai terobosan…

    Heboh Bocah Misterius Muncul saat Vlog di RSUD Sukabumi, Perekam Buka Suara

    Jakarta – Jagat media sosial di Sukabumi mendadak geger. Sebuah rekaman video berdurasi 22 detik memperlihatkan momen saat sesosok bayangan menyerupai anak kecil berpakaian putih tiba-tiba muncul di sebuah lorong…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *