Kemhan Targetkan Pembentukan 150 Batalyon Teritorial Pembangunan per Tahun

KEMENTERIAN Pertahanan menjelaskan, ihwal rencana pembentukan 750 batalyon teritorial pembangunan yang ditargetkan rampung dalam lima tahun ke depan kepada para legislator di Komisi I DPR.

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan, rencana tersebut ditujukan untuk menjaga kedaulatan negara. Apalagi, saat ini Indonesia memiliki jumlah kabupaten/kota yang cukup banyak, yakni 514 dengan sekitar 11 wilayah berada di area perbatasan dengan negara lain.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kami targetkan setiap tahun 150 batalyon untuk memenuhi 514 kabupaten/kota,” kata Sjafrie dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR, Selasa, 19 Mei 2026.

Selain menargetkan pembentukan 150 batalyon per tahun, dia melanjutkan, Kementerian Pertahanan juga menargetkan pada 2026 ini agar seluruh kabupaten/kota di Pulau Jawa sudah terbentuk masing-masing batalyon teritorial pembangunan.

Menurut dia, pembangunan batalyon teritorial pembangunan menjadi penting dalam kondisi saat ini. Misalnya, sebelum batalyon ini terbentuk, di beberapa wilayah justru ditemukan banyak kasus kriminal seperti pembegalan.

Namun, Sjafrie mengklaim, setelah terbentuk batalyon teritorial pembangunan, kasus kriminal di sejumlah daerah di Tanah air justru mengalami penurunan.

“Begal dan kriminal di situ yang tadinya minus sekian persen, sekarang menjadi plus kriminalnya hilang di atas 50 persen,” ujar dia.

Pada 4 Februari 2025, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, rencana pembentukan 100 batalyon teritorial pembangunan merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

Nantinya batalyon ini akan berfokus menciptakan stabilitas keamanan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang pembangunan dan pertanian.

Tetapi, Sjafrie menjelaskan, tugas prajurit batalyon teritorial pembangunan lebih kompleks. Sebab, mereka juga ditugaskan untuk melakukan patroli keamanan secara keliling di lingkungan

“Jadi, membangun sistem keamanan lingkungan, yang tadinya itu menurun, kemudian diharapkan hidup kembali. Ini yang berkaitan dengan menurunkan kriminalitas,” ucap mantan Panglima Kodam Jakarta Raya ini.

Sebelumnya, rencana membentuk ratusan lebih batalyon teritorial pembangunan juga disampaikan Sjafrie bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kepada para purnawirawan TNI di Gedung Kementerian Pertahanan, Jumat, 24 April 2026.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait mengatakan, rencana tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan TNI ke depan.

“Rencana setiap tahun akan dibangun 150 batalion teritorial pembangunan,” kata dia di Gedung Kementerian Pertahanan, Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 24 April 2026. 

Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini
  • Related Posts

    GPCI Sebut 2 WNI Kembali Diculik Israel dari Kapal Kars-1 Sadabat

    Jakarta – Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) mengungkap ada dua warga negara Indonesia (WNI) dalam pelayaran ke Gaza Palestina yang kembali diculik tentara Israel. Total kini sembilan WNI ditahan oleh…

    Dewan Perdamaian Trump mendesak perbaikan 'kesenjangan' dalam pendanaan

    Badan yang menyetujui PBB mengatakan bahwa dana yang dijanjikan belum terwujud meskipun situasi mendesak di Gaza. Sebuah badan yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengawasi administrasi dan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *