Maling Motor di Bekasi Modus Tuduh Korban Pelaku Pemukulan Ditangkap

Bekasi – Tiga orang anggota komplotan pencuri atau maling motor modus menuduh korban pelaku pemukulan ditangkap Polres Metro Bekasi. Dalam aksinya, para pelaku mengincar pemotor di bawah umur jadi sasarannya.

“Yang diamankan ada tiga orang. Satu orang sebagai pengendara, satu sebagai yang membonceng dan satu orang bekerjasama mencari sasaran,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Kusumo Wahyu Anggoro ketika menggelar pers rilis, Rabu (13/5/2026).

Kusumo mengatakan, ketiga pelaku ditangkap hasil tindak lanjut laporan salah satu korban pada Februari lalu. Ķorban yang sedang mengendarai motor, didekati pelaku dan dituduh memukul saudaranya.

“Mereka menyampaikan bahwasanya ‘kamu ya yang mukul saudara saya’. Karena korban ini masih di bawah umur jadi belum begitu faham soal ini. Korban kemudian mengaku tidak melakukannya, tetapi oleh pelaku didesak dan dipaksa mengaku,” kata Kusumo.

“Kemudian pelaku menyampaikan akan membawa motor korban untuk menjemput saudara pelaku. Korban kemudian menurut, korban diturunkan di tempat itu dan motor korban dipakai pelaku. Kemudian pelaku menghilang,” kata Kusumo.

Kusumo menyebutkan, komplotan tersebut sudah tiga kali beraksi di Kota Bekasi dengan modus yang sama. Para pelaku selalu berkomplot dan mencari sasaran pemotor di bawah umur. Para pelaku dijerat Pasal 490 dan 486 KUHP Nomor 1 tahun 2023 dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara

“Dari hasil pemeriksaan terungkap bahwasanya pelaku sudah pernah melakukan kejahatan dengan modus yang serupa di kota bekasi. Pengakuannya tiga TKP di Kota Bekasi,” kata Kusumo.

“Sasarannya tentu seperti yang kami sampaikan tadi bahwa sasarannya rata rata adalah pemotor yang di bawah umur sehingga pada saat mereka menyampaikan dan menggertak, itu sudah pasti korban gugup sehingga pelaku mudah untuk merampas kendaraan korban,” imbuhnya. (sol/azh)

  • Related Posts

    Apakah boikot terhadap Eurovision akan berdampak?

    Keputusan lima negara untuk memboikot kontes lagu tersebut terjadi di tengah genosida Israel di Gaza. Lima negara memboikot Eurovision, dengan alasan partisipasi Israel. Tindakan mereka bertentangan dengan perang Israel di…

    Hamas harus melucuti senjatanya, bukan 'menghilang' dari Gaza: Mladenov dari Dewan Perdamaian

    ‘Kami tidak meminta Hamas menghilang sebagai sebuah gerakan politik’, kata diplomat yang mengawasi gencatan senjata di Gaza yang ditengahi AS. Nickolay Mladenov, diplomat tertinggi yang mengawasi “gencatan senjata” di Gaza…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *