Jawaban Cerdas Cermat MPR Viral, Disdikbud Panggil Pihak SMAN 1 Pontianak

Jakarta – Video jawaban Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diprotes peserta viral di media sosial. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar angkat bicara.

Dilansir detikKalimantan, Selasa (12/5/2026), Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kalbar, Syarif Faisal Indahmawan Alkadrie, mengatakan pihaknya telah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak beserta tim pendamping LCC. Pemanggilan itu untuk membahas persoalan tersebut.

“Kami sudah memanggil Kepala SMAN 1 Pontianak dan tim pendamping terkait persoalan ini,” kata Faisal.

Faisal meminta seluruh pihak tetap mengikuti prosedur resmi yang berlaku dalam perlombaan. Ia menyarankan agar pihak sekolah mengajukan peninjauan ulang kepada panitia penyelenggara.

Faisal menegaskan, pihak SMAN 1 Pontianak menerima hasil perlombaan. Namun ia menilai evaluasi tetap penting dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi pada kompetisi berikutnya.

MPR Evaluasi

Sekjen MPR RI Siti Fauziah mengatakan pihaknya menghormati perhatian dan masukan masyarakat terkait dinamika dalam perlombaan tersebut. Dalam video yang beredar dilihat Senin (11/5), juri memberi nilai berbeda terhadap jawaban yang sama dari peserta. Dalam lomba itu, Grup C dari SMAN 1 Pontianak mendapat nilai minus lima untuk jawaban terkait proses pemilihan anggota BPK.

Namun, jawaban serupa yang disampaikan Grup B dari SMAN 1 Sambas justru diberi nilai 10 oleh juri yang sama, yakni Kepala Biro Pengkajian Setjen MPR RI Dyastasita. Peserta Grup C sempat memprotes lantaran merasa jawaban mereka sama. Namun juri menyatakan jawaban Grup C tidak menyebut Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara jelas.

Siti menyebut panitia pelaksana saat ini tengah melakukan penelusuran internal terkait penilaian jawaban peserta. Pihaknya memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba.

“Terkait ramainya pemberitaan di media sosial tentang LCC Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat mengenai penilaian jawaban peserta pada salah satu sesi lomba, panitia pelaksana dari Sekretariat Jenderal MPR RI saat ini tengah melakukan penelusuran internal,” ujarnya.

“MPR RI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek teknis pelaksanaan lomba, termasuk mekanisme penilaian, kejelasan artikulasi jawaban, sistem verifikasi jawaban peserta, dan tata kelola keberatan dalam perlombaan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung semakin baik, transparan, dan akuntabel,” imbuhnya.

Baca berita selengkapnya di sini. (whn/yld)

  • Related Posts

    BGN Wajibkan SPPG Tambah Penerima Manfaat Kelompok 3B

    BADAN Gizi Nasional atau BGN kini mewajibkan seluruh satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk menambah jumlah penerima manfaat kategori ibu hamil, ibu menyusui, dan balita atau 3B. Kewajiban ini diharapkan…

    Grace Natalie Mengaku Siap Bertemu dengan JK

    SEKRETARIS Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie menyatakan kesiapannya jika harus bertemu dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK. Pernyataan itu keluar setelah Grace dipolisikan oleh Aliansi Ormas…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *