Mantan PM Israel: Hizbullah adalah musuh Lebanon dan harus dilucuti

Mantan PM Israel Ehud Olmert berbicara kepada Redi Tlhabi tentang Lebanon, perang tahun 2006, Hizbullah, dan perang AS-Israel melawan Iran.

Kampanye militer Israel di Lebanon telah menghidupkan kembali mengenai korban sipil, pelanggaran gencatan senjata, dan pembatasan perlindungan diri. Ketika para pejabat senior Israel secara terbuka membahas aneksasi Lebanon selatan, dan pembukaan diplomatik yang rapuh antara Israel dan pemerintah Lebanon sedang berlangsung, pertaruhannya sangat besar.

Minggu ini di UpFront, Redi Tlhabi berbicara dengan mantan Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, yang memimpin Israel selama perang Lebanon tahun 2006, tentang Hizbullah, kematian warga sipil, dan penilaiannya terhadap perang AS-Israel terhadap Iran.

  • Related Posts

    Berita Terkini, Berita Hari Ini Indonesia dan Dunia | tempo.co

    Asas jurnalisme kami bukan jurnalisme yang memihak satu golongan. Kami percaya kebajikan, juga ketidakbajikan, tidak menjadi monopoli satu pihak. Kami percaya tugas pers bukan menyebarkan prasangka, justru melenyapkannya, bukan membenihkan…

    Bingkai Foto Prabowo-Gibran untuk Sekolah Rakyat Capai Rp 4,14 Miliar

    KEMENTERIAN Sosial melakukan pengadaan foto bingkai presiden dan wakil presiden untuk dipajang di seluruh ruang kelas sekolah rakyat. Realisasi pengadaan buat foto bingkai Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka itu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *