Identitas 16 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS yang Terbakar di Sumsel

Jakarta – Sebanyak 16 korban tewas kecelakaan bus ALS di Musi Rawas Utara (Muratara) teridentifikasi. Sebagian penumpang bus tewas akibat terbakar.

Sementara dilaporkan tiga korban mengalami luka berat masih dirawat di RSUD Rupit, Muratara. Sementara satu kernet bus dilaporkan mengalami luka ringan.

“Tim DVI yang masih melakukan proses identifikasi korban di RS Bhayangkara, tim gabungan juga melakukan pendalaman manifest penumpang, mulai dari data manifest penumpang, data keberangkatan, jumlah penumpang, titik naik penumpang serta kesesuaian muatan kendaraan,” kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mukmin Wijaya dilansir detikSumbagsel, Kamis (7/6/2025).

Polres Muratara dan Ditlantas Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan kecelakaan. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan, faktor dugaan kelalaian, kondisi jalan, kondisi kendaraan, kelayakan kendaraan, kesesuaian manifest penumpang, muatan kendaraan dan hasil pemeriksaan laboratoris forensik.

“Kesimpulan final penyebab kecelakaan akan disampaikan setelah seluruh proses investigasi selesai dilakukan secara menyeluruh, ilmiah dan profesional,” katanya.

Berikut daftar korban tewas yang teridentifikasi pada Kamis (7/6) petang:

1. Aryanto (49), sopir truk tangki PT Sleraya, warga Jalan kenangga Sei Nalang, Linggau Utara 2, Kota Lubuklinggau, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

2. Martono (48), petani penumpang truk tangki, warga Dusun 3, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

3. Alif (44), sopir bus ALS warga Jawa Tengah, meninggal dunia kondisi terbakar.

4. Saf (50), kernet bus ALS warga Medan, Sumatera Utara.

5. Maleh (42), kernet bus ALS warga Medan, Sumut.

6. Relodo, penumpang Bus ALS.

7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.

8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.

9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.

10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.

11. Celinton, penumpang bus ALS.

12. Hj Syamsiah Bachri, penumpang bus ALS.

13. Sukardi, penumpang bus ALS.

14. Salim, penumpang bus ALS.

15. Budiyanto, penumpang bus ALS.

16. Bahrul Ulum, penumpang bu ALS.

Baca selengkapnya di sini. (dek/ygs)

  • Related Posts

    Pendiri Ponpes di Pati Tersangka Perkosa Santri Terancam 15 Tahun Penjara

    Pati – Polisi telah menetapkan pendiri pondok pesantren (ponpes) di Pati, Jawa Tengah, inisial AS (51) sebagai tersangka pemerkosaan santriwati. AS dijerat dengan tiga pasal sekaligus. “Pasal yang disangkakan terkait…

    Pendiri Ponpes di Pati Perkosa Santriwati, PKB Minta Tak Ada Celah Ampunan

    Jakarta – Ketua DPP PKB Marwan Jafar mengecam keras tindakan pemerkosaan terhadap santriwati yang dilakukan pendiri pondok pesantren (ponpes) di Pati, Jawa Tengah, inisial AS. Marwan mendorong polisi untuk menindak…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *