Prabowo Bakal Berikan Taklimat pada Apel Dansat TNI 2026

PRESIDEN Prabowo Subianto diagendakan memberikan pengarahan pada apel Komandan Satuan alias Dansat TNI 2026. Kegiatan ini rencananya berlangsung di Universitas Pertahanan, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 30 April 2026.

Informasi kehadiran Prabowo ini disampaikan oleh Sekretariat Presiden melalui sebuah video berdurasi 47 detik. Video yang dibagikan itu memperlihatkan persiapan yang dilakukan untuk menyambut Prabowo di lokasi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menjelang taklimat, sejumlah perwira tinggi TNI tampak telah hadir. Para pejabat teras militer Indonesia itu terlihat mengenakan pakaian dinas.

Video Sekretariat Presiden juga menampilkan para peserta apel disambut deretan lukisan mantan presiden di area lobi, sebelum memasuki ruangan taklimat. Tampak lukisan Presiden Sukarno, Presiden Soeharto, hingga Presiden Prabowo.

Kemarin, Rabu, 29 April 2026, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak memaparkan berbagai program unggulan TNI AD dalam apel Dansat Tahun Anggaran 2026, di lokasi yang sama. Apel Dansat ini diklaim menjadi momentum untuk menyamakan visi dan langkah dalam mendukung tugas pokok TNI sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Mengutip keterangan tertulis di laman tniad.mil.id, dalam paparannya Maruli menyatakan TNI AD tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga berperan aktif membantu percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan kebijakan Prabowo Subianto. Program-program tersebut juga diklaim dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat, khususnya di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses infrastruktur dan layanan dasar.

Di bidang air bersih, misalnya, Maruli menjelaskan bahwa program sumur bor lahir dari pengalaman langsung melihat kesulitan masyarakat dalam memperoleh air, termasuk di wilayah yang mengalami kekeringan. “Jadi terus terang, saya menggali informasi tentang air ini sambil berjalan, jadi bukan karena punya informasi, lalu membuat program-program air ini,” ujarnya pada Rabu.

Hasilnya, berdasarkan data yang mereka himpun, sejak tahun 2020 telah dibangun 7.217 titik sumber air di berbagai wilayah Indonesia.

Di sisi lain, menyoal pembangunan infrastruktur, Maruli menyampaikan bahwa TNI AD menargetkan untuk membangun 1.244 jembatan, dengan capaian 336 jembatan telah selesai dan 908 jembatan dalam proses pengerjaan dalam kurun waktu sekitar 1,5 tahun. Program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah, termasuk melalui pembangunan jembatan perintis yang ditargetkan lebih dari 7.000 unit di seluruh Indonesia.

Sementara di bidang lingkungan, matra darat juga mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat. Menurut Maruli, sampah yang telah dipilah akan diolah menjadi bahan bakar alternatif berupa solar. Hal ini diklaim sebagai solusi inovatif dalam mengatasi permasalahan lingkungan sekaligus mendukung ketahanan energi.

Maruli pun berharap para Dansat mampu mengimplementasikan program-program tersebut secara optimal di lapangan, dengan berinovasi, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa.

  • Related Posts

    Polda Sumsel Perkuat Kolaborasi dengan Serikat Buruh Jelang May Day 2026

    Jakarta – Polda Sumatera Selatan memperkuat komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026. Polda Sumsel berkomitmen peringatan May Day 1…

    Perkuat Koperasi Merah Putih, Bamsoet Dorong Penggunaan Merek Kolektif

    Jakarta – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menilai potensi pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai transformasi dari koperasi desa sangat besar. Namun, hal itu masih dibayangi persoalan klasik yang belum…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *