Akankah perang Iran mengubah tatanan energi global?

Seiring dengan pergeseran pasar minyak, cengkeraman OPEC di bawah tekanan, ekspor AS meningkat, dan Tiongkok mendorong upaya menuju energi terbarukan.

Perang AS-Israel melawan Iran memaksa pemerintah di seluruh dunia untuk memikirkan kembali mana pasokan energi mereka berasal dan seberapa bergantungnya mereka pada wilayah-wilayah yang bergejolak.

Dan pasar sudah bergeser. Ekspor energi AS telah mencapai rekor tertinggi. Uni Emirat Arab meninggalkan OPEC.

Jadi, ketika dunia sedang menyesuaikan diri dengan gangguan di Selat Hormuz, apa yang akan terjadi selanjutnya? Bagi banyak orang, penjelasannya sudah jelas.

Ketika bahan bakar fosil menjadi lebih mahal dan mudah berubah, energi terbarukan semakin sulit untuk diabaikan.

Setelah dipasang, panel surya dan turbin angin akan berfungsi terlepas dari ketidakstabilan geopolitik, namun tidak terlepas dari cuaca.

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *