Tinju Dunia mengizinkan petinju Rusia dan Belarusia bersaing sebagai petinju netral

Atlet dari kedua negara akan bertanding tanpa bendera nasional, lagu kebangsaan, logo ‌atau seragam di ajang Tinju Dunia.

Petinju dari Rusia dan Belarusia akan bebas berkompetisi “segera” di kompetisi internasional sebagai atlet netral, kata World Boxing.

“Prosedur tersebut disetujui oleh dewan eksekutif Tinju Dunia pada pertemuan terbarunya pada April 2026 dan mencerminkan pendekatan yang diambil oleh Komite Olimpiade Internasional (IOC),” kata World Boxing dalam pernyataannya, Selasa.

Berdasarkan kebijakan tersebut, atlet kedua negara akan bertanding sebagai Atlet Netral Perorangan (AIN), tanpa bendera, lagu kebangsaan, logo atau seragam, dan akan menjalani proses pemeriksaan.

Langkah ini menyusul keputusan dewan eksekutif Tinju Dunia pada bulan Maret yang menyetujui permohonan keanggotaan federasi tinju Rusia dan Belarusia, sehingga membuka jalan bagi atlet mereka untuk berkompetisi di ajang tersebut.

Prosedur AIN akan berlaku di semua kompetisi kelompok umur yang diselenggarakan oleh Tinju Dunia, Tinju Eropa, dan acara internasional yang diselenggarakan oleh federasi nasional, dan juga akan mencakup pelatih, staf pendukung, dan tim ofisial.

World Boxing mengatakan prosedur tersebut akan segera berlaku, dan sekretaris jenderalnya secara resmi memberi tahu federasi tinju Rusia dan Belarusia tentang bagaimana tindakan tersebut akan diterapkan.

  • Related Posts

    Maling di Lampung Nekat Terjun ke Jurang 10 Meter Usai Kepergok Nyuri Motor

    Lampung Barat – Polisi menangkap pelaku pencurian motor di Kabupaten Lampung Barat. Pengejaran berjalan dramatis usai salah satu pelaku sempat kabur dengan menerjunkan diri ke jurang. Peristiwa itu terjadi di…

    Trump mengatakan serangan Israel terhadap Beirut tidak dapat dibenarkan dan membahayakan kesepakatan Iran

    Lewati tautanLewati ke Konten Hidup Menu navigasi berita Afrika Asia AS & Kanada Amerika Latin Eropa Asia Pasifik Timur Tengah Dijelaskan Pendapat Piala Dunia Video Fitur Ekonomi Olahraga Hak Asasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *