Jakarta – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Firnando H. Ganinduto, mendukung Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin untuk segera melakukan evaluasi keselamatan dan perbaikan sistem secara menyeluruh. Dorongan ini diberikan sebagai respons tegas atas insiden kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
“Kami mendukung sepenuhnya langkah Dirut KAI Bobby Rasyidin untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan, supaya tak terjadi lagi kejadian serupa yang merugikan masyarakat,” tegas Firnando dalam keterangannya, Rabu (29/4).
Sebagai mitra kerja BUMN, Firnando menekankan PT KAI tidak boleh berkompromi terkait urusan keselamatan penumpang. Pembenahan yang dilakukan harus mencakup audit prosedur keselamatan operasional, pengawasan perlintasan, disiplin petugas di lapangan, hingga kesiapan infrastruktur rel perkeretaapian.
Lebih lanjut, politisi Partai Golkar tersebut mengingatkan bahwa pemulihan kepercayaan publik terhadap keamanan transportasi kereta api kini berada di pundak manajemen KAI. Oleh karena itu, dukungan dari Komisi VI DPR RI diharapkan dapat memacu jajaran direksi KAI untuk mengambil langkah cepat, transparan, dan terukur dalam membenahi seluruh aspek operasional mereka.
“Keselamatan publik adalah prioritas utama. Langkah perbaikan ini harus segera direalisasikan demi menjamin rasa aman bagi masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai tumpuan mobilitas harian,” tutup Firnando.
Seperti diketahui, kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Total 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. (isa/ygs)





