Iran mengatakan Selat Hormuz 'tidak akan pernah kembali ke keadaan semula' bagi AS dan Israel

Pembaruan langsung,

Para pejabat Iran menolak ultimatum Trump dan mengutuk ancaman terbaru sebagai ‘hasutan untuk melakukan kejahatan perang’.

hidup

Pasukan keamanan Israel dan tim penyelamat bekerja di tengah-tengah bangunan tempat tinggal yang terkena rudal Iran di Haifa, Israel, Minggu, 5 April 2026.

Video ini mungkin berisi pola atau gambar cahaya yang dapat memicu kejang atau menyebabkan ketidaknyamanan bagi orang yang memiliki sensitivitas penglihatan.

Al Jazeera Langsung

Diterbitkan Pada 6 April 2026

  • Donald Trump punya tetapkan batas waktu hari Selasa bagi Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi “neraka”, dengan mengatakan AS akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan Iran.
  • Iran mengatakan akan menanggapi “dengan cara yang sama” terhadap setiap serangan terhadap infrastrukturnya, dan para pejabat senior mengecam pernyataan presiden AS tersebut sebagai “hasutan untuk melakukan kejahatan perang”.

  • Related Posts

    Viral Yakuza Maneges Tempel Stiker di Lapak PKL, Pendiri Bantah Pungli

    Kediri – Viral video organisasi Yakuza Maneges Pusat Kediri menempelkan stiker di sejumlah lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Jalan Dhoho, Kota Kediri, Jawa Timur. Pendiri Yakuza Maneges, Den…

    Prabowo Panggil Burhanuddin Abdullah hingga Rosan ke Istana, Ada Apa?

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri sektor ekonomi hingga Ketua Tim Pakar sekaligus inisiator dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) ke Istana Kepresidenan, Jakarta. Ada…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *