Bagaimana Pakistan mengatasi dampak perang Iran?

Perang di Timur Tengah melancarkan krisis ekonomi di Pakistan.

Segera setelah perang antara AS, Israel, dan Iran dimulai, dampak buruknya terlihat jelas.

Pakistan menonjol sebagai salah satu negara yang harus membayar mahal.

Negara ini sangat bergantung pada pasokan energi dari Teluk.

Dan dengan diblokirnya Selat Hormuz, pemerintah menaikkan harga bahan bakar dua kali dalam sebulan.

Kenaikan tersebut memicu protes massal, dan masyarakat marah terhadap keputusan pemerintah yang menanggung beban biaya yang lebih tinggi.

Mengapa Pakistan lebih rentan terhadap krisis saat ini dibandingkan negara lain?

Pembawa acara: Rishaad Salamat

Tamu:

Kaiser Bengali – Ekonom dan mantan kepala Unit Reformasi Kebijakan Ketua Menteri Balochistan

Michael Kugelman – Rekan senior untuk Asia Selatan di Dewan Atlantik

Ali Salman – Pendiri dan CEO Lembaga Penelitian Kebijakan Ekonomi Pasar

  • Related Posts

    98 Resolution Network: Program Prabowo-Gibran Sejalan dengan Mandat Reformasi

    Jakarta – Komunitas aktivis 98 Resolution Network memperingati gerakan reformasi 1998 yang telah berusia 28 tahun. Pihaknya akan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka supaya terus sejalan…

    Walid Daqqa: Kehidupan Paralel

    Walid Daqqa, tahanan Palestina yang mengubah puluhan tahun penjara Israel menjadi momen berpikir, kreativitas, dan cinta. Ini adalah kisah Walid Daqqa, salah satu tahanan Palestina yang paling lama mendekam di…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *