Kuba tidak sendirian, kata wakil Menlu ketika ancaman AS semakin meningkat

Wakil Menteri Luar Negeri Kuba mengatakan negara kepulauan itu akan menolak tekanan AS seiring dengan semakin ketatnya sanksi, pemadaman listrik terus berlanjut, dan ketegangan meningkat.

Kuba menghadapi pemadaman listrik yang meluas karena sanksi Amerika Serikat yang membatasi pasokan bahan bakar, sehingga melemahkan sistem energi dan perekonomian negara tersebut.

Dalam episode Talk to Al Jazeera kali ini, Wakil Menteri Luar Negeri Josefina Vidal Ferreiro membela posisi Kuba, menolak tekanan AS, dan peringatan terhadap konsekuensi kemanusiaan yang semakin besar. Dia juga menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump yang menyatakan bahwa Kuba dapat menjadi target berikutnya setelah Iran.

Ketika ketegangan meningkat, Vidal menyatakan bahwa Kuba akan menolak sambil melakukan dialog, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana konfrontasi ini bisa terjadi.

  • Related Posts

    Respons Cepat 110 Temukan Tas Bocah Tertinggal di Sabang Tengah Malam

    Kota Depok – Seorang ibu bernama Lia membagikan pengalamannya pertama kali menghubungi call center 110 Polri. Lia meminta bantuan 110 untuk mengecek tas berisi tablet milik putrinya, C (7) yang…

    Projo Ungkap Kesehatan Jokowi Sudah Pulih 99 Persen

    SEJUMLAH kelompok relawan pendukung mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta pada awal Mei kemarin. Kelompok relawan yang dimaksudkan antara lain, Projo dan Bara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *