Apakah serangan di Timur Tengah mendorong krisis energi Asia?

Fasilitas energi di Timur Tengah sedang diserang, termasuk LNG Qatar, sehingga mendorong harga lebih tinggi.

Dalam eskalasi konflik Timur Tengah yang tajam, produksi energi sendiri kini menjadi prioritas utama.

Iran menargetkan fasilitas di seluruh Teluk – termasuk pusat gas alam cair terbesar di dunia di Qatar.

Serangan ini merupakan balasan atas serangan Israel terhadap ladang gas Iran beberapa jam sebelumnya.

Harga energi melonjak, dan negara-negara mulai dari Asia hingga Eropa menghasilkan pasokan alternatif.

Namun, bagi Asia – pembeli LNG terbesar di dunia – hal ini merupakan guncangan energi yang parah.

Wilayah ini bergantung pada pasokan dari negara-negara Teluk untuk menjaga lampu tetap menyala, pabrik-pabrik tetap beroperasi, dan makanan bagi masyarakatnya.

  • Related Posts

    Momen Prabowo Naik Maung Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Prabowo hadir dalam forum internasional itu menggunakan mobil Maung Garuda. Dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden,…

    Mimpi Aldi Bersama Istri dan Anak Merantau Kandas Usai Bus ALS Terbakar

    Jakarta – Suasana haru menyelimuti keluarga korban kecelakaan bus ALS yang menabrak truk tangki minyak di Sumatera Selatan, di posko RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Salah satu keluarga korban, Hambali…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *