Foto: Pasca serangan rudal Iran di dekat fasilitas nuklir Israel

Ini adalah pertama kalinya rudal Iran menembus sistem pertahanan udara Israel di wilayah sekitar fasilitas nuklir utama.

Orang-orang berdiri di area yang rusak setelah malam serangan rudal Iran

Orang-orang berdiri di dekat sebuah bangunan yang rusak setelah malam serangan Iran, di Dimona, Israel selatan. [Ronen Zvulun/Reuters]

Oleh AFP

,

AP

,

EPA

Dan

Reuters

Rudal Iran menghantam dua komunitas di Israel selatan, menyebabkan hancurnya bangunan dan puluhan lainnya terluka dalam dua serangan tidak jauh dari pusat penelitian nuklir utama Israel.

Itu serangan Iran Serangan pada Sabtu malam terjadi setelah fasilitas pengayaan nuklir utama Teheran di Natanz diserang pada hari sebelumnya. Israel berdebat bertanggung jawab atas serangan terhadap Natanz, hampir 220 km (135 mil) tenggara Teheran.

Pentagon menolak memberikan serangan terhadap Natanz, yang juga dilakukan pada minggu pertama perang dan perang 12 hari pada Juni lalu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan serangan semacam itu menimbulkan “risiko nyata bencana besar di seluruh Timur Tengah”.

Iran membalas beberapa jam kemudian.

Militer Israel mengatakan mereka tidak mampu melakukannya mencegat rudal yang melanda kota-kota selatan Dimona dan Arad, kota terbesar di dekat pusat gurun Negev yang berpenduduk jarang di Israel. Ini adalah pertama kalinya rudal Iran menembus sistem pertahanan udara Israel di wilayah sekitar lokasi nuklir.

Kementerian Kesehatan Israel mengatakan sedikitnya 180 orang terluka dalam serangan rudal di kota Dimona di selatan dan di wilayah Arad.

Dimona berjarak sekitar 20 km (12 mil) sebelah barat pusat penelitian nuklir, dan Arad berjarak sekitar 35 km (22 mil) ke utara.

Israel diyakini sebagai satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir, meskipun para pemimpinnya menolak untuk mengkonfirmasi atau menyangkal keberadaan senjata nuklir tersebut. Pengawas nuklir PBB mengatakan pada X bahwa gagal menerima belum laporan kerusakan pada pusat nuklir Israel atau tingkat radiasi yang tidak normal.

Perang Israel-Iran

Bangunan rusak akibat serangan rudal Iran di Arad, Israel selatan. [Ohad Zwigenberg/AP Photo]

Perang Israel-Iran

Kementerian Kesehatan Israel mengatakan sedikitnya 180 orang terluka dalam serangan rudal Iran di kota Dimona di selatan dan di wilayah Arad. [Ohad Zwigenberg/AP Photo]

Perang Israel-Iran

Militer Israel menyatakan tidak mampu mencegat rudal yang menghantam Dimona dan Arad. [Ohad Zwigenberg/AP Photo]

Perang Israel-Iran

Ini merupakan kali pertama rudal Iran menembus sistem pertahanan udara Israel di kawasan sekitar fasilitas nuklir. [Abir Sultan/EPA]

Orang-orang, termasuk personel keamanan Israel, berdiri di area yang rusak setelah malam serangan rudal Iran yang melukai

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyebut serangan Iran sebagai malam yang “sulit” bagi Israel. [Ronen Zvulun/Reuters]

Orang-orang, termasuk personel keamanan Israel, berdiri di area yang rusak setelah malam serangan rudal Iran yang melukai

Badan Energi Atom Internasional mengatakan belum menerima indikasi kerusakan pada Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev di Dimona. [Ronen Zvulun/Reuters]

Orang-orang memeriksa lokasi serangan rudal Iran di Dimona

Orang-orang memeriksa lokasi serangan rudal Iran di Dimona. [John Wessels/AFP]

Perang Israel-Iran

Pemandangan drone menunjukkan kerusakan setelah malam serangan Iran di Dimona. [Roei Kastro/Reuters]

  • Related Posts

    Momen Prabowo Naik Maung Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Prabowo hadir dalam forum internasional itu menggunakan mobil Maung Garuda. Dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden,…

    Mimpi Aldi Bersama Istri dan Anak Merantau Kandas Usai Bus ALS Terbakar

    Jakarta – Suasana haru menyelimuti keluarga korban kecelakaan bus ALS yang menabrak truk tangki minyak di Sumatera Selatan, di posko RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Salah satu keluarga korban, Hambali…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *