Akankah Houthi bergabung dengan Iran dalam perang melawan Israel dan AS?

Kelompok bersenjata Yaman mengatakan semua opsi yang ada di meja perundingan.

Ketika perang AS-Israel melawan Iran berlarut-larut, Ansar Allah Yaman, atau Houthi, tidak ikut serta dalam konflik tersebut.

Tapi itu bisa berubah. Mereka mengatakan mereka merasa prihatin dan bisa mengambil posisi bersama Iran.

Kelompok bersenjata tersebut telah menyerang Israel dan berlayar di Laut Merah dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebuah depan baru terbuka, perdagangan global akan semakin terganggu melalui pintu gerbang maritim lainnya. Pengiriman sebagian besar sudah terhenti di Selat Hormuz, menyebabkan kerugian besar di seluruh dunia.

Jadi, apakah Houthi akan ikut berperang? Dan apa dampaknya bagi wilayah yang bergejolak ini?

Acara Pembawa: James Bays

Tamu:

Farea al-Muslimi – peneliti di program Timur Tengah dan Afrika Utara di Chatham House

Khaled Batarfi – analis politik yang berharap dalam kebijakan luar negeri Arab Saudi

Rockford Weitz – direktur program Studi Maritim Fletcher di Universitas Tufts

  • Related Posts

    Kemenkes Bekukan Program Magang di RSUD Daud Arif

    KEMENTERIAN Kesehatan membekukan program internship di Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi sebagai konsekuensi investigasi kematian dokter magang bernama Myta Aprilia Azmy. Direktur Jenderal Sumber…

    Pesan Suara Dokter Myta sebelum Meninggal: Aku Nggak Kuat

    KEMENTERIAN Kesehatan memutar rekaman suara mendiang Myta Aprilia Azmi yang diduga meninggal karena kelelahan bekerja sebagai dokter magang di Rumah Sakit Umum Daerah KH. Daud Arif, Kuala Tungkal, Jambi. Rekaman…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *