Prabowo Larang Pejabat Bermewahan Saat Open House Lebaran

PRESIDEN Prabowo Subianto melarang para pejabat menggelar open house saat Lebaran secara berlebihan. Open house atau gelar griya merupakan tradisi yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia, termasuk para pejabat, pada momen hari raya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Prabowo meminta para pejabat menahan diri dalam menggelar acara. Dia berujar saat ini Indonesia tengah perlu berhemat, dimulai dari para pejabatnya. “Kita juga harus memberi contoh, open house jangan terlalu bermewah-mewahan,” kata Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026.

Prabowo mengingatkan bahwa saat ini masih banyak masyarakat di Tanah Air yang terdampak bencana. “Saudara kita di daerah bencana, dan suasana ini kita kasih contoh ke rakyat,” tutur Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Meski begitu, Prabowo berujar, larangan bermewah-mewahan ini bukan berarti pejabat tidak boleh menggelar open house. Dia menyebutkan berbagai acara saat hari raya tetap diperlukan agar roda perekonomian tetap berjalan. “Tapi kita juga jangan total, istilahnya, tutup semua acara. Kalau tidak, ekonomi kita juga enggak berjalan,” katanya.

Para pejabat kerap mengadakan gelar griya saat Lebaran di Indonesia. Termasuk para presiden yang kerap mengadakan gelar griya di Istana Kepresidenan.

Tahun lalu, Presiden Prabowo mengadakan gelar griya pada momentum Idul Fitri 1 Syawal 1446 Hijriah di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 31 Maret 2025. Acara open house Prabowo itu dibuka setelah melaksanakan salat Ied di Masjid Istiqlal pada paginya.

Para tamu tidak langsung bisa bertemu dengan Prabowo. Mereka diminta menunggu di tenda biru yang berdiri di kompleks Istana. Prabowo menyajikan masakan khas Lebaran di halaman Istana Kepresidenan. Masakan itu disiapkan khusus untuk masyarakat saat kegiatan open house digelar pada momentum Idul Fitri 2025.

Di tenda tempat masyarakat menunggu, ada sejumlah makanan yang ditata di atas meja. Piring-piring ditempatkan di beberapa titik. Di atas meja, sejumlah masakan tersaji, dari opor ayam, sayur labu siam, hati ayam, sampai lontong sayur. Ada juga teppanyaki dan bakso Solo. Selain makanan, ada berbagai jenis minuman, di antaranya es teler, teh, dan kopi.

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *