Kata Wamenhaj soal Kemungkinan Penundaan Keberangkatan Haji

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan peluang adanya perubahan skenario pelaksanaan haji tahun ini. Menurut Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, mungkin saja skenario penundaan keberangkatan dilakukan apabila situasi perang di Timur Tengah saat ini dapat membahayakan jemaah haji.

“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul,” kata Dahnil, Selasa, 11 Maret 2026.

Dia mengatakan, skenario ini masih akan didiskusikan dan menyesuaikan arahan dari Prasiden Prabowo Subianto.

Dahnil mengatakan, prioritas pemerintah dalam pelaksanaan haji tahun ini ialah menjamin keselamatan jemaah haji ini. Dia mengatakan, hal ini merupakan wujud komitmen untuk melindungi warga negara sekaligus memastikan pelaksanaan ibadah haji dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Dia turut menyampaikan, pesan dari presiden ihwal pelaksanaan haji ini ialah memastikan keselamatan jemaah. “Ini yang paling penting. Jadi, kami menyiapkan berbagai skenario dengan orientasi utama memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang akan menunaikan ibadah haji pada bulan April,” kata Dahnil.

Selain itu, Dahnil menuturkan pemerintah akan terus memantau perkembangan konflik di Timur Tengah dalam merumuskan langkah-langkah tersebut. “Apabila tidak ada perubahan skenario atau eskalasi konflik menurun dan hal itu menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang berangkat haji, maka pada tanggal 22 April akan menjadi keberangkatan kloter pertama. Namun, arahan presiden jelas, semua kondisi dan semua skenario harus disiapkan,” ujarnya.

Dia menyampaikan, saat ini Kemenhaj masih menjalin koordinasi dengan lintas lembaga dan kementerian untuk memastikan penyelenggaraan haji dapat berjalan dengan aman. “Kami akan bahasa berbagai skenario dengan DPR apabila konflik menunjukkan tanda-tanda yang dapat membahayakan jemaah haji kita,” kata dia.

Menurut jadwal, keberangkatan jemaah haji 2026 kloter pertama akan dilaksanakan pada 22 April mendatang. Sekitar 221 ribu jemaah haji akan berangkat ke tanah suci tahun ini.

  • Related Posts

    Jamintel Inisiasi Program JAGAIN, Bantu Pengembangan NPC Indonesia

    INFO NASIONAL – Kejaksaan Agung Republik Indonesia memiliki program yang dapat membantu pengembangan olahraga disabilitas di seluruh Indonesia. Melalui program digitalisasi, yakni aplikasi Jaga Inklusi (JAGAIN) dapat memonitoring pengurus daerah…

    Fadli Zon Ungkap Rencana Pembangunan Museum Syekh Yusuf di Afrika Selatan

    Jakarta – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menggelar ‘Peringatan 400 Tahun Kelahiran Syekh Yusuf Al-Makassari’ sebagai momentum refleksi atas warisan intelektual dan perjuangan pahlawan lintas benua. Peringatan empat abad Syekh Yusuf ini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *