Pria yang dikeluarkan dari penerbangan setelah adzan disangka sebagai 'ancaman bom'

Umpan Berita

Seorang penumpang di Southwest Airlines dikeluarkan dari penerbangan mereka setelah azan mereka disalah artikan sebagai ‘ancaman bom’. Para pejabat kemudian menyebut insiden itu sebagai ‘kesalahpahaman’ setelah tidak menemukan ancaman yang dapat dipercaya, menyusul terjadinya darurat penerbangan tujuan Florida di Georgia.

Diterbitkan Pada 10 Maret 2026

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *