TEMPAT Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat mengalami longsor pada Ahad, 8 Maret 2026. Peristiwa longsoran gunung sampah ini menyebabkan empat orang meninggal.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Berdasarkan data salinan yang dibagikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jakarta Isnawa Adji, dua korban merupakan warga sekitar, dua lainnya berprofesi sebagai sopir dum truk. “Hasil koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Jakarta, berdasarkan data Senin, pukul 10 sebanyak 4 orang meninggal,” ujar dia.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta Akhmad Rizkiansyah mengatakan total korban dalam peristiwa longsoran sampah di Bantargebang sebanyak 13 orang. Rinciannya sebanyak empat jiwa meninggal, lima orang masih dalam pencarian, dan empat lainnya sudah ditemukan dalam keadaan selamat.
Dia mengatakan sebanyak 336 personel gabungan dilibatkan untuk mencari korban longsor Bantargebang yang belum ditemukan. Ratusan personel itu juga ditugaskan mengamankan area longsor.
Selain itu, sebanyak 15 unit ekskavator dikerahkan dalam pencarian korban longsor di TPST Bantargebang ini. Sejumlah mobil ambulans juga sudah disiagakan untuk mengevakuasi para korban.





