Waka DPRD DKI Minta Pemprov Tindak Tegas 185 Lapangan Padel Tak Berizin PBG

Jakarta

Ada 185 lapangan padel di Jakarta yang belum memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Wakil Ketua (Waka) DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino meminta Pemprov DKI Jakarta bertindak tegas.

“Terhadap 185 lapangan padel yang belum memiliki PBG, pemerintah harus bertindak tegas namun tetap proporsional,” ujar Wibi kepada wartawan, Kamis (26/12/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Pemprov harus memberikan kesempatan kepada pihak lapangan padel untuk segera mengurus dan melengkapi perizinan dalam batas waktu yang jelas. Namun jika tidak ada itikad baik atau terbukti melanggar tata ruang serta mengganggu warga, harus ditindak tegas.

“Maka penghentian operasional bahkan pembongkaran bisa menjadi opsi terakhir. Kita ingin olahraga padel tetap berkembang, tapi jangan sampai mengabaikan aspek keselamatan, ketertiban, dan kepastian hukum,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencatat ada 397 lapangan padel yang tersebar di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 212 lapangan padel di Jakarta memiliki PBG, sementara 185 lainnya tidak punya izin PBG.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan lapangan padel di Jakarta yang tidak memiliki PBG akan dikenai sanksi tegas. “Yang berikutnya adalah bangunan atau lapangan padel yang tidak memiliki PBG (Persetujuan Bangunan Gedung) dilakukan penghentian kegiatan, pembongkaran, dan pencabutan izin usaha,” jelas Pramono.

(isa/idn)

  • Related Posts

    Menbud Dorong Benteng Marlborough Jadi Pusat Edukasi-Wisata Sejarah

    Jakarta – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon meninjau langsung Benteng Marlborough saat kunjungan kerja ke Provinsi Bengkulu. Selain melihat langsung aset cagar budaya nasional, kunjungan ini juga bertujuan untuk mendorong optimalisasi…

    TransJakarta Kecelakaan, Kenneth DPRD DKI Minta Evaluasi Rekrutmen & Pelatihan Pramudi

    Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Hardiyanto Kenneth menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan bus Transjakarta yang terjadi beberapa waktu lalu. Peristiwa adu banteng tersebut dinilainya sebagai alarm…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *