Bahlil Jawab Isu Reshuffle: Yang Angkat-Berhentikan Menteri Itu Presiden

Jakarta

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menanggapi kabar adanya reshuffle kabinet. Bahlil menegaskan kewenangan mengangkat dan memberhentikan menteri merupakan keputusan Presiden.

Hal itu disampaikan Bahlil usai rapat bersama Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Bahlil ditanya mengenai isu reshuffle yang menyebut namanya masuk dalam daftar menteri yang akan digeser dan menempati posisi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) atau Menteri Koordinator Perekonomian.

“Kita sebagai menteri itu kan pembantu presiden,” kata Bahlil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reshuffle dikabarkan dilakukan pada Februari. Bahlil menegaskan reshuffle adalah kewenangan mutlak seorang presiden.

“Yang namanya pembantu presiden, mengangkat, memberhentikan menteri itu adalah hak prerogatif presiden,” sambung dia.

Sementara itu, Mensesneg Prasetyo Hadi juga sempat menjawab kabar reshuffle kabinet. Prasetyo mengatakan belum terdapat rencana reshuffle kabinet.

“Reshuffle kabinet? Belum, belum. Belum ada,” kata Prasetyo usai rapat bersama pimpinan DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19).

(amw/gbr)

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *