Peluang Anies Masuk Kepengurusan Partai Gerakan Rakyat

PERKUMPULAN Gerakan Rakyat mendeklarasikan transformasi menjadi partai politik pada penutupan rapat kerja nasional I di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat pada Ahad, 18 Januari 2026.

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengatakan usai deklarasi ia akan segera membentuk struktur kepengurusan dan mengajukan status badan hukum kepada kementerian.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kami targetkan Februari rampung,” kata Sahrin kepada Tempo, Ahad 18 Januari 2026.

Ihwal apakah anggota kehormatan 001 Anies Rasyid Baswedan akan di tempatkan di struktur kepengurusan, dia menuturkan, hal tersebut belum menjadi pembahasan hingga sejauh ini.

Kendati begitu, Sahrin mengatakan, peluang Anies bakal masuk struktural atau tidak, hal tersebut tidak menutup kemungkinan.

“Partai Gerakan Rakyat dan Anies Baswedan merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan,” ujar dia.

Anies menjadi anggota kehormatan Gerakan Rakyat. Ia juga sempat membuka dan memberikan pidato pada rakernas I Gerakan Rakyat pada Sabtu, 17 Januari kemarin.

Sebelumnya, deklarasi Gerakan Rakyat menjadi partai politik disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan saat membacakan hasil sidang pleno rakernas.

Dia menuturkan berdasarkan hasil e-voting yang disampaikan kepada seluruh anggota dengan pertanyaan “Apakah setuju Gerakan Rakyat menjadi partai politik” memperoleh respons positif.

Dia menyebut, dari hasil e-voting itu menunjukkan 403 atau 98 persen pengurus wilayah menyetujui rekomendasi dari eksternal dan internal untuk menjadikan Gerakan Rakyat sebagai partai politik.

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *