Buruh Gelar Demo di DPR dan Kemnaker Hari Ini, Tuntut Revisi UMP DKI-Jabar

Jakarta

Massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh akan kembali menggelar aksi demo hari ini. Mereka menuntut revisi UMP DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Aksi akan digelar di depan gedung DPR dan gedung Kemnaker, Kamis (15/1/2026), mulai pukul 10.30 WIB. Presiden KSPI dan Partai Buruh Said Iqbal mengatakan massa aksi yang hadir kurang lebih 500 sampai 1.000 orang.

“Jadi, sekitar 500 sampai 1.000 orang (yang akan berdemo),” kata Said kepada wartawan, Kamis (15/1).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun massa aksi membawa empat tuntutan. Mereka meminta pemerintah segera merevisi UMP DKI Jakarta menjadi Rp 5,89 juta per bulan.

“Revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100% KHL sebesar Rp5,89 juta per bulan, serta memberlakukan UMSP DKI 2026 sebesar 5% di atas 100% KHL,” katanya.

Selain itu, massa aksi juga meminta untuk merevisi SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota. Massa aksi juga menuntut DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan.

“Revisi SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota, agar dikembalikan sesuai rekomendasi Bupati/Wali Kota masing-masing daerah,” ujarnya.

“Mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru,” sambung dia.

Lebih lanjut, Said Iqbal mengatakan massa aksi juga menolak usulan pilkada lewat DPRD. Massa aksi menilai hal itu bertentangan dengan prinsip demokrasi.

“Menolak pilkada melalui DPRD karena bertentangan dengan prinsip demokrasi dan berpotensi merugikan rakyat, termasuk kaum buruh,” tuturnya.

(amw/eva)

  • Related Posts

    Bocah di Jakpus Dibully hingga Kesetrum, Polisi Usut Unsur Kesengajaan

    Jakarta – Polisi menyelidiki kasus bocah enam tahun di Kelurahan Kramat, Jakarta Pusat, diduga menjadi korban bullying oleh dua remaja hingga koma usai tersetrum. Polisi menyebut kasus ini sudah masuk…

    Walkot Serang Kaji Sanksi ke Warga yang Buang Sampah di Sungai

    Jakarta – Warga Kota Serang, Banten, banyak yang membuang sampah di sungai hingga menumpuk di aliran air. Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengatakan sedang menyiapkan sanksi untuk pembuang sampah tersebut.…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *