Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Mendagri Sampaikan Pesan Ini

Jakarta

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melantik tiga pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Sidang Utama (RSU) Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, hari ini.

Pelantikan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 2/TPA Tahun 2026. Dalam arahannya, Tito menekankan pentingnya para pejabat yang dilantik memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk mampu menangkap dan menindaklanjuti arahan pimpinan dengan baik.

Hal tersebut dinilai penting mengingat Mendagri mengemban berbagai tugas di luar Kemendagri, sehingga membutuhkan dukungan jajaran yang kompeten.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Untuk itulah saya meminta yang di Kemendagri mau enggak mau harus didukung oleh orang-orang yang kompeten,” kata Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Dia pun mempersilakan para pejabat Kemendagri untuk berinisiatif dengan banyaknya kewenangan yang diberikannya. Tito mengingatkan pentingnya kecepatan dalam melaksanakan tugas yang diberikan.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa pergantian pejabat untuk menduduki suatu jabatan merupakan sesuatu yang lumrah dalam organisasi. Langkah ini juga sebagai upaya untuk menyegarkan organisasi dan memberikan kesempatan kepada yang bersangkutan untuk merasakan suasana baru.

Dia mengaku telah memantau kinerja jajarannya untuk memastikan hanya mereka yang inovatif yang menempati posisi strategis. Untuk itu, dirinya tidak segan memberikan kesempatan bagi pejabat yang berprestasi naik kelas.

“Mudah-mudahan semua bisa membantu saya,” tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, pejabat pimpinan tinggi madya yang dilantik tersebut antara lain Akmal Malik sebagai Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Cheka Virgowansyah sebagai Dirjen Otonomi Daerah (Otda), serta Bahtiar sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan.

(prf/ega)

  • Related Posts

    Ditangkap dalam Bunker di Depok, Pelaku Pelecehan Buronan AS Dideportasi

    Kota Depok – Warga negara asing (WNA) asal Amerika Serikat (AS) berinisial AW ditangkap saat sembunyi di sebuah bunker rumah di Kota Depok, Jawa Barat (Jabar). Buronan kasus pelecehan seksual…

    Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Cianten Bogor Ditemukan Tewas

    Bogor – Bocah perempuan berusia 6 tahun yang hanyut di Sungai Cianten, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Jawa Barat ditemukan tewas. Korban ditemukan dalam pencarian hari kedua. “Hari kedua, korban ditemukan oleh…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *