65 Ribu Orang Kunjungi Ancol pada Malam Pergantian Tahun

TAMAN Impian Jaya Ancol mencatat sebanyak 65 ribu lebih orang yang mengunjungi lokasi wisata di wilayah utara Jakarta itu pada malam pergantian tahun dari 2025 ke 2026, Rabu malam.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Daniel Windriatmoko mengatakan, jumlah pengunjung tersebut merupakan hasil rekapitulasi yang dilakukan Rabu, 31 Desember 2025 hingga pukul 23.59 WIB.

“Rinciannya, ada 65.821 pengunjung,” kata Daniel melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 1 Januari 2026.

Pada malam pergantian tahun, Ancol meniadakan pesta kembang api sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap para korban terdampak bencana ekologi di Sumatera.

Sebagai gantinya, Daniel menuturkan, Ancol menghelat kegiatan lain untuk menghibur pengunjung. Kegiatan itu, mulai dari pertunjukan bertajuk New Year’s Eve Celebration ‘The Zero Hour Gala’ sebagai penutup 2025 yang menampilkan fire dance, magician show, gala dinner, dan entertaiment di Putri Duyung Ancol.

Kemudian, konser musik dengan bintang tamu Dewa 19, Hello, Five Minutes, serta penyanyi Marcello Tahitoe alias Ello di Pantai Karnaval, drone light show dengan iringan panggung musik laser di Pantai Lagoon. 

Lalu, konser musik dangdut di Pantai Festival dengan bintang tamu Mahesa Music Group. “Ada pasar seni juga yang menampilkan workshop kreatif, pertunjukan budaya, jambore seni, hingga ambyar music night,” ujar Daniel, Rabu.

Adapun Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan 10 persen pendapatan tiket masuk Ancol pada malam pergantian tahun akan dialokasikan guna membantu korban terdampak bencana di Sumatera.

Jelang beberapa menit pergantian tahun, Pramono menuturkan, jumlah donasi warga Jakarta tanpa dihitung alokasi tiket Ancol adalah sebanyak Rp 3 miliar lebih.

“Terima kasih warga Jakarta, donasi ini akan segera kami salurkan,” ujar dia di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Rabu.

Rekapitulasi yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB per Rabu, 31 Desember 2025 pukul 16.00 WIB mencatat ada 1.154 korban meninggal dunia akibat bencana yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, jumlah korban meninggal dunia bertambah 13 jiwa dari jumlah sebelumnya. “Hari ini ditemukan 13 korban meninggal dunia di Aceh Tamiang,” kata Abdul dalam telekonferensi, Rabu.

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *