Bocah Bermata Lebam di Palembang Idap Pertusis, Laporan Dugaan Aniaya Disetop

Palembang

Polrestabes Palembang menghentikan laporan dugaan penganiayaan yang dialami siswa SDN 150 Palembang bernama Fatiyah. Laporan itu dihentikan pengusutannya usai tidak adanya temuan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kondisi mata Fatiyah diketahui lebam dan merah hingga muncul dugaan telah menjadi korban penganiayaan. Namun, hasil pemeriksaan medis mengungkap bocah tersebut mengidap penyakit pertusis.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Dari hasil pemeriksaan korban mengalami gejala pertusis atau batuk rejan,” kata Kapolrestabes Palembang Kombes Harryo Sugihhartono dilansir detikSumbagsel, Selasa (11/11/2025).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Harryo, batuk rejan yang dialami korban sudah satu bulan yang lalu. Dari batuk tersebut muncul bintik merah di mata korban lalu meluas hingga mata korban terlihat lebam dan merah.

“Mata korban terlihat merah dan lebam seperti kena pukul padahal korban mengalami gejala pertusis,” ujarnya.

Berdasarkan dari hasil penyelidikan dan visum, polisi memastikan tidak ada unsur tindak pidana dalam kasus ini. Laporan dari orang tua Fatiyah secara resmi dihentikan petugas.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/ygs)

  • Related Posts

    Momen Prabowo Naik Maung Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Prabowo hadir dalam forum internasional itu menggunakan mobil Maung Garuda. Dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden,…

    Mimpi Aldi Bersama Istri dan Anak Merantau Kandas Usai Bus ALS Terbakar

    Jakarta – Suasana haru menyelimuti keluarga korban kecelakaan bus ALS yang menabrak truk tangki minyak di Sumatera Selatan, di posko RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Salah satu keluarga korban, Hambali…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *