Bocah Palembang Bermata Lebam-Merah Usai Pulang Sekolah Ternyata Idap Pertusis

Jakarta

Sebuah video viral memperlihatkan kedua mata seorang anak perempuan di Kota Palembang, Sumatera Selatan, bernama Fatiyah lebam dan merah sepulang dari sekolah. Fatiyah ternyata positif menderita pertusis.

Dilansir detikSumbagsel, Senin (10/11/2025), Kapolrestabes Palembang, Kombes Harryo Sugihhartono mengatakan hal itu diketahui setelah hasil laboratorium dari rumah sakit keluar. Hasil laboratorium menunjukkan Fatiyah menderita pertusis.

“Kira-kira begitu, Fatiyah menderita pertusis,” kata Kombes Harryo Sugihhartono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil laboratorium siswa SDN 150 Palembang ini juga viral di media sosial. Influencer Palembang bernama Vira Sonia menuliskan bahwa dari hasil pemeriksaan Fatiyah positif pertusis. Vira pun menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah dan guru karena sebelumnya telah mengunggah terkait Fatiyah.

“Untuk pihak sekolah, aku minta maaf karena postinganku jadi ramai dan membuat netizen berasumsi macam – macam dan aku tidak ada niat untuk menyudutkan pihak manapun sejak awal,” katanya.

Dalam video yang beredar di media sosial dilihat detikSumbagsel, disebutkan bahwa mata bocah tersebut lebam dan memerah saat pulang dari sekolah. Menurut guru bocah tersebut, mata lebam yang dialaminya disebabkan kebanyakan bermain handphone.

Baca berita selengkapnya di sini.

(whn/idn)

  • Related Posts

    Momen Prabowo Naik Maung Hadiri Pembukaan KTT ke-48 ASEAN di Filipina

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Prabowo hadir dalam forum internasional itu menggunakan mobil Maung Garuda. Dalam siaran YouTube Sekretariat Presiden,…

    Mimpi Aldi Bersama Istri dan Anak Merantau Kandas Usai Bus ALS Terbakar

    Jakarta – Suasana haru menyelimuti keluarga korban kecelakaan bus ALS yang menabrak truk tangki minyak di Sumatera Selatan, di posko RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang. Salah satu keluarga korban, Hambali…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *