Grab akan bantu keluarga pengemudi ojol yang meninggal dan terluka

Grab akan bantu keluarga pengemudi ojol yang meninggal dan terluka

  • Jumat, 29 Agustus 2025 09:09 WIB
  • waktu baca 2 menit
Grab akan bantu keluarga pengemudi ojol yang meninggal dan terluka
Arsip Foto – Pengemudi ojek yang bermitra dengan platform layanan pemesanan daring menunggu orderan di daerah Palmerah, Jakarta, Senin (10/2/2025). (ANTARA FOTO/Fauzan/YU)

Jakarta (ANTARA) – Grab Indonesia menyatakan akan membantu keluarga mitra pengemudi ojek online atau ojol yang meninggal dan terluka dalam demonstrasi yang ricuh di Jakarta pada Kamis (28/8).

“Kami paham, tidak ada angka yang bisa mengimbangi musibah, tapi kami akan memberi bantuan konkret dalam bentuk dukungan penuh dan santunan kepada keluarga dari mitra pengemudi yang menjadi korban,” kata Kepala Urusan Publik Grab Indonesia Tirza R. Munusamy dalam keterangan pers perusahaan pada Jumat.

Perusahaan menyiapkan bantuan bagi mitra Grab Moh Umar Amarudin yang menjalani perawatan di rumah sakit karena terluka serta keluarga Affan Kurniawan, mitra ojol terdaftar Grab yang meninggal setelah tertabrak kendaraan taktis polisi.

Tirza bersama ​​​​​​​jajaran pegawai Grab Indonesia telah memberikan dukungan dan santunan kepada mitra pengemudi yang menjalani perawatan di Rumah Sakit PELNI di Jakarta Barat pada Jumat dini hari.

“Kami berterima kasih atas perhatian, doa, dan dukungan dari seluruh pihak. Kami berharap keluarga yang terdampak dapat diberikan ruang dan ketenangan,” kata Tirza.

“Mari bersama menjaga empati dan memastikan suasana tetap kondusif demi keselamatan bersama,” katanya.

Baca juga: Kapolri minta maaf secara langsung kepada keluarga ojol yang tewas

Demonstrasi yang pada Kamis (28/8) dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat di sekitar Gedung DPR/MPR RI Jakarta untuk memprotes kenaikan tunjangan anggota dewan berakhir ricuh.

Seorang pengemudi ojol meninggal dunia setelah tertabrak dan terlindas kendaraan taktis polisi dalam kericuhan tersebut.

Kepala Polri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo langsung meminta maaf kepada keluarga pengemudi ojek ojol yang tewas tertabrak kendaraan taktis polisi saat mendatangi Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta pada Jumat dini hari.

Kepolisian memeriksa tujuh anggota Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan taktis yang menabrak dan melindas pengemudi ojol.

Baca juga: Propam Polri amankan tujuh anggota terkait insiden rantis tabrak ojol

​​​​​​​Baca juga: Polri pastikan penanganan kasus kendaraan taktis tabrak ojol transparan

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pemerintah militer Myanmar menolak perundingan damai

    Pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dipilih oleh parlemen sebagai presiden awal bulan ini setelah pemilu dicemooh sebagai pemilu palsu. Pemerintah Myanmar yang didukung militer telah mengundang kelompok-kelompok yang berseberangan untuk…

    permohonan bantuan hukum pro-Palestina tetap tinggi pada tahun 2025 di tengah tekanan kampus AS

    Washington, DC – tuntutan dukungan hukum terkait advokasi pro-Palestina tetap tinggi di Amerika Serikat pada tahun lalu, ketika Presiden Donald Trump mengancam aktivisme dan universitas dengan hukuman. Dalam laporan tahunan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *