Jumat pagi, kualitas udara Jakarta keempat terburuk di dunia

Jumat pagi, kualitas udara Jakarta keempat terburuk di dunia

  • Jumat, 22 Agustus 2025 06:52 WIB
  • waktu baca 2 menit
Jumat pagi, kualitas udara Jakarta keempat terburuk di dunia
Arsip foto – Suasana deretan gedung yang tersamar polusi di Jakarta Timur, Selasa (30/7/2024). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc/pri.

Jakarta (ANTARA) – Kualitas udara di DKI Jakarta berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Jumat pagi berada di peringkat keempat terburuk di dunia.

Berdasarkan pantauan pada pukul 06.20 WIB, indeks kualitas udara (AQI) di Jakarta berada di angka 153 dengan partikel halus (particulate matter/PM) 2.5 atau masuk kategori tidak sehat.

Peringkat pertama ditempati Doha, Qatar dengan indeks kualitas udara 280, kemudian diikuti Kumpala, Uganda pada urutan kedua dengan indeks 177 dan Kinshasa, Kongo pada posisi ketiga dengan indeks 158.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta berencana meniru sejumlah kota besar di dunia, seperti Paris dan Bangkok dalam menangani polusi udara.

“Belajar dari kota lain, Bangkok memiliki 1.000 Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Paris memiliki 400 SPKU. Jakarta saat ini memiliki 111 SPKU dari sebelumnya hanya 5 unit. Ke depan kita akan menambah jumlahnya agar bisa melakukan intervensi yang lebih cepat dan akurat,” kata Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, 18 Maret 2025.

Baca juga: ITCS bisa bantu perbaiki kualitas udara Jakarta

Ia menambahkan keterbukaan data menjadi langkah penting dalam memperbaiki kualitas udara secara sistematis.

Oleh karena itu, penyampaian data polusi udara harus terbuka agar intervensi dapat dilakukan secara efektif. Kendati demikian, dia menilai intervensi tersebut tidak hanya bersifat sesaat, tetapi berkelanjutan dan luar biasa agar masalah pencemaran udara dapat teratasi sepenuhnya.

Ke depan, DLH DKI Jakarta menargetkan penambahan 1.000 sensor kualitas udara berbiaya rendah (low-cost sensors) sehingga pemantauan lebih luas dan akurat.

Baca juga: HUT RI, kualitas udara Jakarta urutan keempat terburuk di dunia

Baca juga: Kualitas udara Jakarta membaik dampak penegakan tegas uji emisi

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara

    Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…

    Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan

    Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *