Investor besar tinggalkan pasar AS di tengah perang dagang

Investor besar tinggalkan pasar AS di tengah perang dagang

  • Jumat, 6 Juni 2025 17:12 WIB
  • waktu baca 2 menit
Investor besar tinggalkan pasar AS di tengah perang dagang
Ilustrasi logo Xinhua. (ANTARA/Xinhua)

Beijing (ANTARA) – Investor institusional besar meninggalkan Amerika Serikat (AS) seiring perang dagang pemerintah AS dan utang pemerintah yang meningkat pesat mengguncang kepercayaan terhadap aset-aset Amerika, demikian dilaporkan Financial Times pada Kamis (5/6).

“Kebijakan perdagangan presiden AS yang tidak menentu telah mengguncang pasar global dalam beberapa bulan terakhir, memicu aksi sell-off yang tajam dalam dolar AS dan membuat saham-saham Wall Street tertinggal jauh di belakang rival-rival Eropa tahun ini,” menurut laporan yang diunggah secara daring itu.

Seorang eksekutif senior di sebuah firma permodalan swasta besar AS menggambarkan apa yang disebut oleh Gedung Putih sebagai “hari pembebasan” (liberation day), ketika pemerintahan AS mengumumkan tarif besar-besaran terhadap mitra-mitra dagang Washington, sebagai “peringatan keras bagi banyak pihak bahwa mereka terlalu bergantung pada AS,” memicu banyak investor institusional untuk meninjau skala kepemilikan mereka di negara itu, urai laporan tersebut.

Lebih lanjut laporan itu mengutip Caisse de depot et placement du Quebec, dana pensiun terbesar kedua di Kanada, yang menyatakan bahwa pihaknya akan mengurangi eksposurnya terhadap AS dan meningkatkan investasi di Inggris, Prancis, dan Jerman.

Perusahaan investasi yang berbasis di New York, Neuberger Berman, telah melakukan 65 persen dari investasi ekuitas swasta bersamanya di Eropa tahun ini, naik dari 20-30 persen dalam beberapa tahun terakhir, menurut Joana Rocha Scaff, kepala divisi ekuitas swasta Eropa perusahaan tersebut.

“Kami mulai melihat tanda-tanda awal bahwa investor mulai menjauh dari AS,” kata CEO perusahaan manajemen aset Inggris Schroders, Richard Oldfield kepada Financial Times.

Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Sosok Heri Black yang Rumahnya Digeledah KPK terkait Kasus Bea Cukai

    Jakarta – KPK menggeledah sejumlah tempat di wilayah Semarang, Jawa Tengah, terkait kasus korupsi importasi pada Ditjen Bea Cukai Kemenkeu. Salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah dari seorang pengusaha…

    MK: Ibu Kota Negara Tetap Jakarta

    MAHKAMAH Konstitusi menolak permohonan gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara atau UU IKN. Putusan ini dituangkan Mahkamah dalam perkara Nomor 71/PUU-XXIV/2026 bertarikh, Selasa, 12…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *