Anies: kurban adalah keberanian untuk tetapkan kebijakan yang berpihak pada rakyat

Anies: kurban adalah keberanian untuk tetapkan kebijakan yang berpihak pada rakyat

  • Jumat, 6 Juni 2025 10:24 WIB
  • waktu baca 2 menit
Anies: kurban adalah keberanian untuk tetapkan kebijakan yang berpihak pada rakyat
Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Rasyid Baswedan memberikan khutbah dalam Idul Adha 1446 Hijriah/2025 di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan, Jumat (6/6/2025). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.

Jakarta (ANTARA) – Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Rasyid Baswedan menyebutkan kurban merupakan bentuk keberanian menetapkan kebijakan berpihak pada rakyat.

“Bagi para pemimpin, kurban itu bisa berupa keberanian menetapkan kebijakan yang berpihak pada seluruh rakyat, meski menghadapi resistensi sebagian elite,” kata Anies sebagai khatib Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, Jumat.

Anies menjelaskan kurban bisa bermanfaat dan bernilai bagi setiap lapisan masyarakat. Menurut dia semua bisa berkontribusi sesuai kemampuan atau istilahnya gerakan kolektif.

Bagi yang memiliki kelebihan harta, menurut dia, kurban bisa berupa investasi sosial seperti membangun sekolah komunitas, menyediakan akses air bersih, atau menciptakan lapangan kerja bermartabat.

“Dan bagi yang tak memiliki kelapangan materi, kurban bisa berupa waktu dan keahlian, seperti mengajar anak-anak tetangga, praktik medis gratis, membimbing UMKM, dan mengorganisir komunitas belajar orang dewasa,” ujarnya.

Dia menyoroti pembelajaran dari Khalifah Umar bin Khattab RA, yang saat paceklik tak hanya memberi bantuan, tapi juga mengubah aturan.

“Tanah yang ditelantarkan diambil dan diberikan kepada yang mau menggarap. Mungkin itu reformasi agraria pertama dalam sejarah Islam, dan itu adalah contoh nyata keadilan struktural,” jelasnya.

Gubernur DKI Jakarta periode 2017–2022, Anies Rasyid Baswedan dijadwalkan menjadi khatib di Masjid Agung Al-Azhar, Jakarta Selatan pada shalat Idul Adha 1446 H.

Anies Baswedan menyampaikan khutbah Idul Adha bertemakan “Kurban, Kota, dan Keadilan” di Lapangan Hijau Masjid Agung Al-Azhar pada Jumat (6/6) pagi pukul 07.00 WIB.

Sedangkan, untuk imam pada hari itu yakni Bukhari Muslim.

Tak hanya Anies Baswedan, sejumlah tokoh ikut hadir di Masjid Agung Al-Azhar untuk mengikuti shalat Idul Adha yakni Jimly Asshiddiqie dan Adhyaksa Dault.

Kementerian Agama menetapkan bahwa Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah jatuh pada hari Jumat (6/6).

Baca juga: Anies sampaikan pesan kesetaraan dalam khutbah shalat Idul Adha 2025

Baca juga: Anies Baswedan hadiri shalat Idul Adha di Masjid Agung Al-Azhar

Baca juga: Awas parkir liar, tarif di luar Masjid Al-Azhar tembus Rp10 ribu saat Idul Adha

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Pigai Klaim Penyusunan Draf RUU HAM telah Melibatkan Komnas HAM

    MENTERI Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengklaim penyusunan draf revisi Undang-Undang HAM melibatkan berbagai pihak. Tak terkecuali, kata dia, Komisi Nasional atau Komnas HAM. “Semua tahapan (penyusunan draf) kami libatkan…

    Bagi Gaza, kegembiraan Idul Fitri kini menjadi bentuk perlawanan

    Ini adalah Idul Adha ketiga berturut-turut yang saya habiskan di pengungsian, jauh dari rumah saya di Jabalia, di daerah yang telah ditetapkan sebagai “zona merah” di bawah kendali Israel. Selama…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *