Menteri: Kualitas sistem pelindungan PMI akan diperbaiki

Menteri: Kualitas sistem pelindungan PMI akan diperbaiki

  • Kamis, 23 Januari 2025 00:01 WIB
Menteri: Kualitas sistem pelindungan PMI akan diperbaiki
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding (kanan) didampingi Wakil Menteri P2MI Christina Aryani berbicara dengan wartawan usai melantik pejabat eselon I di Jakarta pada Rabu malam (22/1/2025). (ANTARA/Cindy Frishanti)

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) akan memperbaiki kualitas sistem pelindungan pekerja migran Indonesia (PMI).

Hal itu disampaikan Menteri P2MI Abdul Kadir Karding usai melantik tujuh pejabat eselon I di Jakarta pada Rabu malam.

Dia mengatakan bahwa kementeriannya juga akan mengurangi jumlah pekerja ilegal dan memastikan PMI tidak mengalami eksploitasi.

Jumlah PMI yang menjadi pekerja domestik (rumah tangga) juga akan dikurangi porsinya dari 80 persen menjadi 60 persen pada tahun depan, kata Karding.

Dia meminta semua pejabat yang baru dilantik untuk bekerja sesuai amanat Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam hal pengelolaan anggaran.

Menurut Karding, Prabowo meminta agar anggaran harus berorientasi pada pembukaan lapangan kerja dan peningkatan produktivitas sumber daya manusia.

Anggaran juga harus berorientasi pada tercapainya swasembada pangan dan hilirisasi energi, serta mengarah pada penciptaan terobosan-terobosan baru yang bersifat teknologi.

Ketujuh pejabat Kementerian P2MI yang dilantik adalah:

  • Direktur Jenderal Promosi dan Peluang Kerja Luar Negeri Dwi Setiawan Susanto
  • Direktur Jenderal Penempatan Ahnas
  • Direktur Jenderal Pelindungan Rinardi
  • Direktur Jenderal Pemberdayaan Muh. Fachri
  • Inspektur Jenderal Irjen Pol I Ketut Suardana
  • Staf Ahli Bidang Transformasi Digital Moch. Chotib
  • Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Agustinus Gatot Hermawan
  • Direktur Siber Pelindungan PMI: Kombes Pol Raja Sinambela

Baca juga: Indonesia dekati Thailand demi pulangkan dua pekerjanya di Myanmar
Baca juga: Karding minta tambahan anggaran Rp1,3 T untuk pelindungan PMI

Pewarta: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Respons Cepat 110 Temukan Tas Bocah Tertinggal di Sabang Tengah Malam

    Kota Depok – Seorang ibu bernama Lia membagikan pengalamannya pertama kali menghubungi call center 110 Polri. Lia meminta bantuan 110 untuk mengecek tas berisi tablet milik putrinya, C (7) yang…

    Projo Ungkap Kesehatan Jokowi Sudah Pulih 99 Persen

    SEJUMLAH kelompok relawan pendukung mendatangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo, di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta pada awal Mei kemarin. Kelompok relawan yang dimaksudkan antara lain, Projo dan Bara…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *