Pegolf amatir anggap IWO 2025 momentum untuk unjuk gigi
- Sabtu, 21 Desember 2024 01:06 WIB
Jakarta (ANTARA) –
Menurut dia, IWO 2025 memberikan kesempatan lebih kepada pegolf amatir guna bersaing dengan para pegolf profesional sehingga banyak teknik dan pengalaman yang akan didapatkan.
“Mewakili pemain amatir Indonesia, ini kesempatan besar untuk bisa berpartisipasi di turnamen profesional,” kata pegolf yang kerap disapa Ocha itu, kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan, kesempatan bertanding dalam turnamen itu juga bisa memotivasi para pegolf putri lain agar mau berkembang dan lebih intens lagi dalam mengikuti turnamen golf dengan skala nasional dan internasional.
Dia mengaku angat menanti untuk mengikuti turnamen yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia dan khusus untuk putri itu.
Baca juga: PGI sebut 120 kompetisi golf akan digelar pada 2025
“Persiapan ya sudah pasti latihan, sedang ada latihan intens juga, termasuk untuk bermain long game dan short game,” ujar perempuan 23 tahun itu.
Sebanyak 26 pegolf wanita Indonesia bersaing dalam Indonesia Women's Open (IWO) 2025, yang diselenggarakan oleh Asian Golf Leaders Forum (AGLF).
Turnamen itu merupakan hasil kerja sama antara Pengurus Besar Persatuan Golf Indonesia (PB PGI) dengan Korean Ladies Professional Golf Tour (KLPGT).
Sebanyak 26 wakil dalam negeri itu terbagi atas 12 pemain profesional, 10 amatir, dan empat undangan (invitation) yang merupakan keturunan Indonesia.
Sedangkan jumlah peserta sebanyak 120 orang, yang berasal dari KLPGT Dream Tour dan 12 negara Asia-Pasifik, termasuk Indonesia dan akan memperebutkan total hadiah USD300 ribu.
Baca juga: Sieun Lee sumringah mampu menjadi juara secara berturut-turut
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2024
TP PKK Salurkan Bantuan Sosial & Gelar Senam Sehat di Huntara Aceh Utara
Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Tim Pembina (TP) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sekaligus Ketum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian mendorong pemulihan warga hunian sementara…
Pemerintah Minta Masyarakat Waspada Tawaran Haji Tanpa Antre: Potensi Penipuan
Jakarta – Satgas Haji dan Umrah mengimbau masyarakat mewaspadai tawaran naik haji tanpa antre. Pemerintah pelaksanaan haji dengan dipastikan ilegal. Hal itu disampaikan,Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak,…






