
Telaah
Melangitkan doa untuk Indonesia damai
- Oleh Masuki M. Astro
- Sabtu, 30 Agustus 2025 20:14 WIB
- waktu baca 4 menit

Bondowoso (ANTARA) – Indonesia damai adalah harapan kita bersama. Hanya saja, Indonesia damai kita sedang diwarnai keadaan mengkhawatirkan, terkait ekses dari aksi unjuk rasa di gedung DPR RI di Jakarta yang kemudian merambah ke berbagai daerah di kota lain.
Adanya korban jiwa dari pengunjuk rasa telah membuat situasi bertambah rumit, bahkan massa menjadi marah dengan membakar sejumlah bangunan dan kendaraan.
Aksi unjuk rasa yang berakhir ricuh itu telah menjadi sandungan bagi wajah Indonesia damai. Baik pengunjuk rasa maupun anggota Polri yang bertugas mengamankan aksi tersebut sama-sama menjadi korban. Ada yang meninggal dan ada pula yang luka-luka, hingga harus dirawat di rumah sakit.
Meskipun demikian, bukan berarti Indonesia damai tidak bisa kembali terwujud. Kita bisa mengambil peran masing-masing untuk menjaga bangsa ini selamat dari perpecahan dan huru hara.
Baik mereka yang terlibat langsung dalam aksi, maupun yang tetap bekerja atau yang beraktivitas di rumah masing-masing dapat membantu menjaga Indonesia damai dengan berdoa agar tidak ada lagi aksi yang berlangsung anarkis, yang menyebabkan pengunjuk rasa maupun anggota Polri yang bertugas mengamankan aksi itu terjebak dalam keadaan jiwa saling marah.
Mungkin pilihan membantu menjaga negeri ini tetap berada pada posisi Indonesia damai dengan doa tidak terlihat sehebat mereka yang ikut aksi turun ke jalan untuk menuntut para pihak yang membuat rakyat marah.
Sebagai bangsa yang dikenal agamis, pilihan berkontribusi dengan doa untuk Indonesia damai, bukan sesuatu yang remeh, apalagi tidak bermakna apa-apa.
Kita punya pengalaman kolektif, ketika Indonesia damai pernah terganggu oleh merebaknya pandemi COVID-19 pada 2020. Kala itu, semua pihak juga telah terjebak dalam pikiran khawatir dan cemas, yang mana kondisi psikologis seperti itu diyakini ikut melemahkan daya tahan tubuh masyarakat. Mereka yang terjebak dalam pikiran khawatir dan cemas berlebihan lebih mudah tertular virus, bahkan hingga menyebabkan kematian.
Upaya mengembalikan situasi Indonesia damai dilakukan dengan segala cara, baik dengan metode medis, seperti vaksinasi dan ikhtiar untuk menjalani pola hidup yang sehat. Satu hal yang mungkin terlupakan perannya adalah untaian doa-doa dari seluruh penjuru negeri agar bangsa ini selamat.
Peran doa untuk menjaga Indonesia damai memang tidak terlihat dan tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, meskipun sesungguhnya, kekuatan yang menghadirkan melimpahnya energi Ilahi ini bukan sesuatu yang main-main.
Energi Ilahi yang hadir lewat jolokan doa umat, agama apapun yang kita anut, telah menyalurkan kekuatan batiniah bagi masyarakat, sehingga yang sakit karena terinfeksi virus SARS-CoV-2 itu segera sembuh, dan yang sehat juga tetap terpelihara, sehingga tidak tertular virus mematikan itu.
Baca juga: DKI perbaiki fasum dan lakukan penyesuaian kinerja terkait demo di DPR
Baca juga: Vidi Aldiano hingga Ananda Badudu ingatkan pendemo tak menjarah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Komentar
Berita Terkait
Rekomendasi lain
Jenis kartu kredit Bank Mandiri dan limit transaksinya
- 2 Oktober 2024
Apakah menonton film porno termasuk zina dalam Islam?
- 15 September 2024
Daftar pemain Timnas U-20 dan jadwal kualifikasi Piala Asia U-20 2025
- 25 September 2024
Cara mengaktifkan kembali M-Banking Livin’ by Mandiri yang terblokir
- 19 Februari 2025
Apa itu CroxyProxy? Berikut pengertian dan manfaatnya
- 15 Agustus 2024
Cara cek bansos pakai KTP, bisa online via ponsel
- 24 Juli 2024
Cara mengaktifkan M-Banking BNI yang terblokir tanpa harus ke bank
- 19 Februari 2025