
KPAI minta tingkatkan fasilitas ramah anak saat periode mudik Lebaran
- Kamis, 27 Maret 2025 15:19 WIB
- waktu baca 2 menit

Jakarta (ANTARA) – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta peningkatan fasilitas ramah anak di berbagai lokasi transit serta pengawasan ketat kapasitas penumpang untuk memastikan kegiatan mudik yang ramah anak.
Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam konferensi pers daring yang diikuti dari Jakarta, Kamis, menjelaskan pihaknya menyoroti pentingnya keselamatan dan kenyamanan anak dalam periode mudik, mengingat 146,48 juta orang diperkirakan akan kembali ke kampung halaman saat libur Lebaran 2025.
Baca juga: Menteri PPPA tinjau fasilitas ramah perempuan/anak di Stasiun Gambir
“Kita menemukan efisiensi anggaran berdampak pada penyiapan SDM dan fasilitasi pojok ramah anak yang belum terfasilitasi di terminal, stasiun dan posko mudik,” kata Jasra.
Dalam pengawasan awal di periode mudik tahun ini, pihaknya juga menemukan beberapa stasiun dan terminal belum memiliki ruang laktasi serta fasilitas kesehatan yang representatif dan mudah dijangkau oleh ibu dan anak.
KPAI juga menemukan belum banyak papan atau pengumuman imbauan mudik ramah anak ditambah masih ada terminal yang belum bebas dari paparan asap rokok.
Temuan itu setelah anggota komisioner KPAI melakukan tinjauan ke sejumlah titik, termasuk Stasiun Gambir dan Senen, Terminal Kampung Rambutan di Jakarta, Terminal Jatijajar di Depok, Stasiun Tugu di Yogyakarta serta sejumlah rest area di jalan tol.
Untuk itu, pihaknya memberikan rekomendasi kepada Kementerian Perhubungan, Kepolisian RI, pemerintah daerah, instansi lain serta masyarakat untuk memberikan perhatian terhadap penyediaan transportasi yang layak, aman dan ramah anak, serta awak transportasi dalam kondisi prima.
“Peningkatan fasilitas ramah anak di tempat transit, termasuk ruang bermain, ruang laktasi dan toilet bersih. Yang keempat, pengawasan ketat terhadap kapasitas penumpang untuk mencegah terjadi overcapacity,” jelasnya.
Baca juga: MenPPPA: Pemerintah komitmen wujudkan Mudik Ramah Perempuan dan Anak
Baca juga: Masyarakat diimbau ciptakan kondisi mudik ramah perempuan dan anak
Pihaknya juga meminta agar dilakukan penyebaran informasi pencegahan kekerasan seksual selama perjalanan, peningkatan perlindungan anak lewat edukasi petugas dan pemasangan CCTV serta surat edaran, penyediaan pos pengaduan di titik strategis, dan sosialisasi peringatan cuaca dari BMKG serta daerah rawan kecelakaan.
“Mengimbau orang tua untuk mempersiapkan kebutuhan anak selama perjalanan agar lebih nyaman dan aman,” kata Jasra Putra.
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025
Komentar
Berita Terkait
Rekomendasi lain
Cara bayar PBB online, simpel ternyata
- 3 Juli 2024
IKN: pengertian, lokasi, dan tujuan pembangunannya
- 13 Agustus 2024
Sayyidul Istighfar: Bacaan, arti, dan manfaatnya
- 30 Juli 2024
Lirik lagu “Tanah Airku” karya Ibu Sud
- 5 Agustus 2024
Daftar ponsel yang tidak bisa pakai WhatsApp mulai tahun 2025
- 26 Desember 2024
Cara top up saldo GoPay pakai BCA dan sebaliknya
- 9 Agustus 2024
Daftar bansos yang akan cair pada September 2024
- 2 September 2024