IIF-SMBC kerja sama layanan valuta asing senilai 15 juta dolar AS

IIF-SMBC kerja sama layanan valuta asing senilai 15 juta dolar AS

  • Jumat, 14 Maret 2025 21:35 WIB
  • waktu baca 2 menit
IIF-SMBC kerja sama layanan valuta asing senilai 15 juta dolar AS
Penandatanganan kerja sama layanan valuta asing antara IIF dan SMBC. ANTARA/HO-IIF

Tujuan dari kerja sama tersebut adalah untuk memfasilitasi transaksi valuta asing agar lebih efisien, sekaligus melindungi dari risiko nilai tukar.

Jakarta (ANTARA) – PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) melakukan kerja sama terkait layanan perbankan transaksi valuta asing senilai 15 juta dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp245 miliar (kurs Rp16.354).

Penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Head of Institutional Relations and Treasury IIF Faridh Hilmy Muhsinin, dan Financial Institution Team Head SMBC Indonesia Ivone Daissy Trisanti pada 13 Maret.

Presiden Direktur Sementara dan Direktur Keuangan IIF Rizki Pribadi Hasan, di Jakarta, Jumat, menyampaikan tujuan dari kerja sama tersebut adalah untuk memfasilitasi transaksi valuta asing agar lebih efisien, sekaligus melindungi dari risiko nilai tukar.

Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen arus kas, dan melindungi nilai tukar layanan perbankan transaksi valuta asing dari kedua pihak.

Head of Wholesale, Commercial and Transaction Banking SMBC Indonesia Nathan Christianto menyatakan, dukungan yang SMBC Indonesia berikan kepada IIF selaras dengan misi untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia.

“Kerja sama ini turut menjadi tonggak baru bagi kami dalam pemberian dukungan kepada IIF sebagai perusahaan afiliasi untuk bersinergi bersama mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih bermakna bagi Indonesia,” ujar dia pula.

Pada kesempatan sebelumnya, IIF juga telah menjalin kolaborasi dengan SMBC Indonesia terkait kerja sama referensi atas layanan keagenan dan fasilitas kredit jangka pendek untuk berbagai mata uang fasilitas loan on note senilai Rp300 miliar.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan.

Baca juga: BI: Central Counterparty di pasar uang dan valas mulai beroperasi

Baca juga: Panduan investasi forex yang aman

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2025

Komentar

Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Berita Terkait

Rekomendasi lain

  • Related Posts

    Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Menlu: Pemerintah kirim bantuan gempa ke Myanmar pada Kamis Rabu, 2 April 2025 17:17 WIB waktu baca 2…

    Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal

    English Terkini Terpopuler Top News Pilihan Editor Pemilu Otomotif Antara Foto Redaksi Polisi: Arus kendaraan di tol Jateng dipadati pemudik lokal Rabu, 2 April 2025 17:16 WIB waktu baca 2…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *